Mengumbar Kemesraan di Media Sosial Tanda Lebih Bahagia?

- Kamis, 16 September 2021 | 16:55 WIB
ilustrasi -- Kamu mungkin pernah mendapati pasangan yang kerap mengumbar kemesraan di media sosial. Tak jarang, hal ini bisa membuat iri sebagian orang yang melihatnya. Namun, apakah mereka benar-benar merasa bahagia dalam menjalani hubungan tersebut? (Shutterstock)
ilustrasi -- Kamu mungkin pernah mendapati pasangan yang kerap mengumbar kemesraan di media sosial. Tak jarang, hal ini bisa membuat iri sebagian orang yang melihatnya. Namun, apakah mereka benar-benar merasa bahagia dalam menjalani hubungan tersebut? (Shutterstock)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kamu mungkin pernah mendapati pasangan yang kerap mengumbar kemesraan di media sosial. Tak jarang, hal ini bisa membuat iri sebagian orang yang melihatnya. Namun, apakah mereka benar-benar merasa bahagia dalam menjalani hubungan tersebut?

Selain digunakan untuk berkomunikasi dengan seseorang yang jauh atau menjalin pertemanan baru, media sosial juga kerap kali dimanfaatkan untuk membagikan berbagai momen. Salah satunya adalah momen kemesraan bersama pasangan.

Dinukil Alodokter.com, fenomena ini disebut dengan public display of affection (FDA). Ini bisa berupa membagikan foto atau video yang menampilkan keintiman, saling menulis hal yang mesra di kolom komentar, hingga mencantumkan status hubungan.

Baca Juga: Cara Memutihkan Gigi Alami, Bahannya Banyak di Rumah!

Fakta seputar kebahagiaan pasangann yang mengumbar kemesraan di media sosial
Ada sejumlah penelitian yang mengungkap fakta unik terkait pasangan yang suka pamer kemesraan di dunia maya. Penelitian ini menyatakan, pasangan yang mengumbar kemesraan di media sosial mungkin bisa merasa lebih bahagia dibandingkan dengan pasangan yang tidak membagikan momen kemesraannya.

Meski begitu, tidak semua pasangan yang tidak atau jarang mengumbar kemesraan di media sosial itu tidak bahagia, ya.

Pasalnya, dalam penelitian ini juga disebutkan bahwa pasangan yang bahagia justru tidak terlalu fokus untuk mengumbar kemesraan di dunia maya. Mereka umumnya lebih memilih untuk menikmati kebahagiannya dengan cara menghabiskan waktu bersama untuk quality time.

Jadi, kesimpulannya, unggahan di media sosial tidak bisa menjadi tolok ukur yang ideal untuk menilai tingkat kebahagiaan pasangan ataupun seorang individu. Ini karena perasaan senang dan bahagia bersifat subjektif dan bisa dimaknai berbeda-beda oleh setiap orang.

Baca Juga: 5 HP RAM 8 GB Murah Terbaik 2021, Ada Vivo hingga Samsung!

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sesak Napas Setelah Sembuh Covid-19, Apa Penyebabnya?

Kamis, 14 Oktober 2021 | 21:30 WIB

Waspada, Pilek Menahun Bisa Jadi Tanda 3 Penyakit Ini

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:31 WIB
X