Kulit Bisa Tunjukkan Gejala Diabetes Tipe 2, Kenali Kondisinya

- Senin, 13 September 2021 | 13:29 WIB
Perbedaan diabetes tipe 1 dan tipe 2; Orang yang memiliki kadar gula darah tinggi cenderung lebih rentan terhadap infeksi bakteri, infeksi jamur, dan kulit gatal. Selain itu, ada kondisi tertentu yang eksklusif untuk diabetes. (Freepik)
Perbedaan diabetes tipe 1 dan tipe 2; Orang yang memiliki kadar gula darah tinggi cenderung lebih rentan terhadap infeksi bakteri, infeksi jamur, dan kulit gatal. Selain itu, ada kondisi tertentu yang eksklusif untuk diabetes. (Freepik)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- American Diabetes Association menyebutkan orang yang memiliki kadar gula darah tinggi cenderung lebih rentan terhadap infeksi bakteri, infeksi jamur, dan kulit gatal. Selain itu, ada kondisi tertentu yang eksklusif untuk diabetes.

Apakah Anda menunjukkan tanda-tanda akantosis nigrikans? Tanda apa itu?

Dilansir di laman Express pada Ahad (12/9), akantosis nigrikans adalah tanda cokelat yang muncul di sisi leher, ketiak, atau area selangkangan. Kadang-kadang, lesi ini dapat terlihat di tangan, siku, atau lutut dan tanda tersebut berkembang ketika seseorang sangat kelebihan berat badan.

Baca Juga: Sakit Kepala Akibat Kolesterol Tinggi, Ini Cara Mengatasinya

"Diabetes dapat menyebabkan perubahan pada pembuluh darah kecil," jelas American Diabetes Association.

Perubahan ini dapat menyebabkan masalah kulit yang disebut dermopati diabetik. Muncul sebagai bercak cokelat muda, bersisik, dalam bentuk oval atau melingkar, mereka dapat disalahartikan sebagai bintik-bintik penuaan. Ini terutama benar karena lesi tidak sakit, gatal, atau terbuka sebagai luka.

Saat Anda mencarinya, lesi seperti itu sering muncul di bagian depan kedua kaki. Meskipun dianggap sebagai kondisi kulit yang "tidak berbahaya", gula darah tinggi itu sendiri bisa menjadi kondisi kesehatan yang sangat berbahaya.

Baca Juga: Waspada, Risiko Demensia Meningkat Akibat Lalu Lintas

Inilah sebabnya mengapa sangat penting untuk mendapatkan diagnosis sesegera mungkin, dan untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi. "Penyakit lain yang mungkin disebabkan oleh perubahan pembuluh darah adalah necrobiosis lipoidica diabetesorum (NLD)," kata organisasi itu dinukil Republika.co.id.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Diet Cepat namun Tetap Makan yang Enak

Jumat, 24 Juni 2022 | 10:57 WIB

Mata Kedutan Tanda Gangguan Otak?

Kamis, 23 Juni 2022 | 18:22 WIB

Waktu Tidur Bayi, Anak-anak, Remaja, dan Dewasa

Selasa, 21 Juni 2022 | 17:31 WIB
X