Varian Delta vs Varian Mu, Mana yang Lebih Berbahaya?

- Kamis, 9 September 2021 | 14:12 WIB
[Ilustrasi] virus; Varian Covid-19 terbaru yaitu varian Mu membuat masyarakat resah. Belum usai serangan varian Delta Covid-19, kini masyarakat kembali dikhawatikan dengan kemunculan varian Mu yang konon kebal vaksin. Lantan antara varian Delta dan varian Mu, mutasi virus corona mana yang lebih berbahaya? (Freepik)
[Ilustrasi] virus; Varian Covid-19 terbaru yaitu varian Mu membuat masyarakat resah. Belum usai serangan varian Delta Covid-19, kini masyarakat kembali dikhawatikan dengan kemunculan varian Mu yang konon kebal vaksin. Lantan antara varian Delta dan varian Mu, mutasi virus corona mana yang lebih berbahaya? (Freepik)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Varian Covid-19 terbaru yaitu varian Mu membuat masyarakat resah. Belum usai serangan varian Delta Covid-19, kini masyarakat kembali dikhawatikan dengan kemunculan varian Mu yang konon kebal vaksin. Lantan antara varian Delta dan varian Mu, mutasi virus corona mana yang lebih berbahaya?

Ahli epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) Tri Yunis Miko Wahyono namun mengatakan varian Delta virus corona penyebab Covid-19 lebih menular dan mengkhawatirkan dibanding varian Mu.

"Varian Delta lebih mengkhawatirkan baik itu tingkat keparahannya maupun tingkat penularannya. Varian Delta sangat mengkhawatirkan dibanding varian Mu," kata Yunis dinukil Republika.co.id, Kamis (9/9/2021).

Baca Juga: Masuki Musim Hujan, Ini Penyakit yang Rentan Menyerang hingga Tips Jaga Kekebalan Tubuh

Varian Mu dikenal sebagai B.1.621 dan pertama kali terdeteksi di Kolombia pada Januari 2021. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikannya sebagai variant of interest (VOI).

Yunis menuturkan varian Delta yang teridentifikasi pertama kali di India lebih menginfeksi dibandingkan varian Mu. Bahkan tingkat penularan varian Mu kalah besar dibandingkan varian Delta.

Artinya, varian Delta masih lebih berbahaya dibanding varian Mu. Sama dengan Varian Alpha, varian Mu juga menyerang organ tubuh secara sistemik. Tingkat penularan dan keparahan penyakit yang ditimbulkan varian Mu hingga saat ini masih sama dengan varian Alpha.

Justru, varian Delta lebih menginfeksi beberapa kali lipat dibanding varian Mu. Jika varian aslinya bisa menular kepada dua sampai empat orang, maka varian Alpha dan varian Mu bisa dua kali lipat dari varian asli berarti dapat menular kepada sekitar 4-8 orang.

Sedangkan varian Delta bisa menular empat kali lipat dari varian Alpha. Jadi, lebih parah penularan varian Delta dibanding varian Mu. Yunis menuturkan semua negara masih lebih takut terhadap varian Delta dibanding varian Mu karena varian Delta masih lebih mengancam saat ini.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Khasiat Minyak Zaitun untuk Wajah, Bikin Awet Muda!

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:22 WIB

6 Manfaat Daun Jelatang, Obat Eksim hingga Rematik

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:51 WIB

3 Minuman Penurun Berat Badan, Bisa Dibuat di Rumah!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 14:07 WIB

Cara Jaga Kesehatan Otak dengan 6 Kebiasaan Mudah Ini

Jumat, 22 Oktober 2021 | 09:11 WIB

Cara Mengetahui Telur Busuk, Jarang Disadari!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:59 WIB

Tanda Gejala Gagal Jantung, Waspadai Jenis Batuk Ini!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:02 WIB

3 Risiko Olahraga Sebelum Tidur, Jarang Disadari!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:45 WIB
X