Batu Kuda, Nikmatnya Wisata Alam di Kaki Gunung Manglayang

- Jumat, 3 September 2021 | 16:35 WIB
Batu kuda berlokasi di lereng Gunung Manglayang, tepatnya di Kampung Cikoneng, Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. (Ayobandung.com/Muhamad Dzulfikar/Magang )
Batu kuda berlokasi di lereng Gunung Manglayang, tepatnya di Kampung Cikoneng, Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. (Ayobandung.com/Muhamad Dzulfikar/Magang )
CILEUNYI, AYOBANDUNG.COM — Batu kuda berlokasi di lereng Gunung Manglayang, tepatnya di Kampung Cikoneng, Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
 
Wisata alam ini menawarkan pesona alam yang unik dan tidak kalah sejuk dari tempat wisata pegunungan lainnya yang ada di Bandung Raya.
 
Dengan akses perjalanan yang tidak terlalu merepotkan, hanya memakan waktu 20 menit dari jalan raya, membuat tempat wisata Batu Kuda menjadi primadona bagi wargi Bandung Timur.
 
Tiket masuknya, yang hanya Rp15.000, tergolong murah. Kita sudah bisa menikmati keindahan alam hutan pinus yang masih asri dan suhu kawasan pegunungan yang menyegarkan.
 
Selain menikmati pesona alam yang ada, kita pun dimanjakan dengan fasilitas yang disedikan pengelola. Mulai dari lahan parkir yang aman, kamar mandi yang bersih, dan juga warung yang didesain seperti kantin untuk para pengunjung.
 
Banyak wisatawan yang berkunjung ke sini di akhir pekan, untuk menikmati udara pegunungan. Ada pula yang datang untuk hiking ataupun camping
 
Di Batu Kuda, kita bisa Melepas kepenatan hidup di perkotaan Bandung. Mendapatkan tempat yang tenang dengan suasana yang jauh dari keramaian.
 
Sejukkan Pikiran di Wisata Alam Batu Kuda

Sebelumnya, situs ini masih berupa hutan belantara yang kental akan kemistikan. Lantas disahkan menjadi tempat wisata yabg diakui oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bandung pada 1991.

Beralih dari hiruk pikuk kemacetan Bandung, hutan pinus di Batu Kuda bisa jadi pilihan pakansi untuk menghirup udara segar.

Penamaan Batu Kuda didasarkan atas sebuah batu yang menyerupai kepala kuda di gunung Manglayang. Tidak hanya batu kuda, namun ada juga batu lainnya seperti batu kursi, batu semar, dan batu lawang.

Letak batu kuda berada 700 M dari hutan pinus. Sedangkan puncak gunungnya sendiri berada di ketinggian 1.818 MDPL, atau 200 M dari batu kuda

Fasilitas yang tersedia meliputi penyewaan hammock dan tenda, serta fasilitas perkemahan.

Lalu menara pandang atau dikenal dengan 'dermaga'. Untuk sampai ke menara pandang, pengunjung harus menaiki ratusan anak tangga yang disediakan. Pemandangan yang disuguhkan berupa city view Kota Bandung, Jatinangor, hingga Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Seirama dengan lokasi wisata lainnya, Batu Kuda pun turut ditutup di awal pandemi. Petugas Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara, Aan Bashiuni Udaya, menjelaskan, imbasnya.  

"Kunjungan pengunjung turun hingga 50%. Sebelum pandemi, saat weekday ada 100 orang (pengunjung), dan 500 hingga 1.000 orang di weekend. Setelah pandemi, turun setengahnya," ucapna, Minggu (28 Maret 2021).

Baca Juga: Mengulas Sejarah Wanawisata Batu Kuda

Selain itu, fasilitas perkemahan masih ditutup sementara karena belum kembali mendapat izin.  Ia berharap agar pemerintah dapat memperbaiki fasilitas dan memperbarui lahan parkir.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Hotel Seru untuk Staycation di Bandung

Minggu, 10 Oktober 2021 | 05:30 WIB

5 Cara Produktif Kerja setelah Liburan

Minggu, 3 Oktober 2021 | 12:00 WIB

Bukit Anti Galau, Pesona Baru Wisata Kota Cirebon

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 13:36 WIB
X