Studi Ungkap Varian Delta Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19 75 Persen

- Kamis, 2 September 2021 | 14:19 WIB
ilustrasi Efektivitas vaksin Covid-19 akan menurun karena virus corona Covid-19 varian Delta terus mendominasi. Tingkat efektivitas vaksin turun 75%. (Freepik)
ilustrasi Efektivitas vaksin Covid-19 akan menurun karena virus corona Covid-19 varian Delta terus mendominasi. Tingkat efektivitas vaksin turun 75%. (Freepik)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- efektivitas vaksin Covid-19 akan menurun karena virus corona Covid-19 varian Delta terus mendominasi.

Meskipun tak ada vaksin Covid-19 yang 100 persen efektif, tapi vaksinasi ini cukup menekan kasus infeksi parah dan kematian akibat virus corona Covid-19.

Data studi dari AS pun menunjukkan bahwa tingkat efektivitas vaksin Covid-19 dalam mencegah rawat inap telah menurun hingga 75 persen akibat virus corona Covid-19 varian Delta.

Baca Juga: 5 Rekomendasi HP Spek Dewa Terbaik Harga 4 Jutaan September 2021

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, tingkat efektivitas vaksin Covid-19 turun dari 95 persen ke 75 persen bila dibandingkan dengan suntikan pertama kali diluncurkan pada tahun 2020 lalu.

Data tersebut menemukan vaksin Pfizer dan Moderna masih 95 persen efektif mencegah kasus infeksi parah virus corona Covid-19. Pada orang yang berusia di atas 75 tahun dan rentan terinfeksi virus corona, tingkat efektivitas vaksin Covid-19 turun dari 90 persen menjadi 80 persen antara Juni dan Juli 2021.

Hal ini pula yang membuat para ahli menyarankan suntikan ketiga vaksin Covid-19 untuk meningkatkan perlindungan terhadap virus corona Covid-19 yang menurun.

Baca Juga: 10 Link Download Film Terbaru Pengganti Indoxxi dan LK21 Agustus 2021

"Terlepas dari proses evaluasi vaksin Covid-19, semua vaksin Covid-19 tetap efektif dalam mencegah rawat inap dan infeksi parah akibat virus corona. Tapi, vaksin Covid-19 mungkin kurang efektif dalam mencegah infeksi virus corona baru-baru ini," kata Sara Oliver, petugas Layanan Intelijen Epidemi dengan Divisi Penyakit Virus CDC dikutip dari The Sun.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Meniran Diklaim Bisa Jadi Obat Covid-19, Benarkah?

Selasa, 30 November 2021 | 14:31 WIB

BAB Setiap Hari Sehat? Ini Jawabannya

Selasa, 30 November 2021 | 12:15 WIB

Sakit Perut Haid, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Senin, 29 November 2021 | 21:41 WIB
X