Waspada! Ada 6 Data Pribadi yang Diburu Hacker untuk Dijual

- Jumat, 4 Juni 2021 | 08:50 WIB
Ilustrasi hacker atau peretas.
Ilustrasi hacker atau peretas.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Setidaknya ada enam jenis data yang diburu hacker untuk dijual maupun kejahatan lain. Hal ini diungkapkan seorang pegiat keamanan siber di akun instagramnya @deyanbunayya.

Dilansir dari Republika.co.id, berikut data yang jadi incaran hacker untuk diperjualbelikan:

1. Identitas pribadi

Identitas pribadi ini meliputi nama, tanggal lahir, alamat, nomor telepon. Hacker atau penjahat siber bisa menggunakan data tersebut untuk tujuan negatif, seperti memalsukan KTP.

Buat apa? Bisa buat pinjam duit lewat aplikasi pinjaman online dan spam iklan. Jadi, kamu yang nantinya bakal ditagih debt collector. Padahal kamu tidak pernah mengajukan.

2. Informasi finansial

Menyangkut data atau informasi nasabah, nomor rekening, asuransi, nomor kartu kredit, dan lainnya seperti harta, pajak, serta aset yang dimiliki individu atau perusahaan. Makin mudah melancarkan aksi kejahatan dengan data ini.

Data tersebut dapat digunakan hacker untuk menipu, kejahatan carding (bertransaksi menggunakan kartu kredit orang lain), blackmail, memberi info ke perusahaan kompetitor, atau dibobol sekalian. Paling juga pakai tanggal lahir sebagai kode PIN.

3. Catatan medis atau informasi kesehatan

Memangnya bisa data kesehatan disalahgunakan? Tentu saja. Hacker pun doyan meretas catatan medis atau informasi kesehatan seseorang.

Contohnya riwayat medis, asuransi kesehatan, informasi pasien, transaksi obat-obatan, dan sebagainya. Data ini dapat di hack dari rumah sakit.

“RS itu security-nya lemah, padahal datanya lumayan. Tinggal malsuin kartu pasien bisa buat beli obat-obatan ilegal, atau nge-klaim asuransi,” tulis akun Deyanbunayya.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Cara Blokir WhatsApp Orang Tanpa Diketahui

Kamis, 19 Mei 2022 | 13:16 WIB
X