22 Aplikasi Berbahaya di Play Store Bikin Baterai HP Cepat Habis

- Senin, 16 November 2020 | 08:45 WIB
[Ilustrasi] Sedikitnya terdapat 22 aplikasi di Google Play Store yang berpotensi sangat membahayakan data pengguna dan kesehatan HP, terutama membuat baterai HP boros. Hal itu diungkapkan para peneliti keamanan di Shopos Labs.
[Ilustrasi] Sedikitnya terdapat 22 aplikasi di Google Play Store yang berpotensi sangat membahayakan data pengguna dan kesehatan HP, terutama membuat baterai HP boros. Hal itu diungkapkan para peneliti keamanan di Shopos Labs.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Sedikitnya terdapat 22 aplikasi di Google Play Store yang berpotensi sangat membahayakan data pengguna dan kesehatan HP, terutama membuat baterai HP boros. Hal itu diungkapkan para peneliti keamanan di Shopos Labs.

Aplikasi berbahaya yang ditemukan ini tidak hanya berpotensi disisipkan malware, tapi juga bisa menyedot habis baterai smartphone. Mengerikannya, 22 aplikasi tersebut ditemukan di Google Play Store yang selama ini dianggap aman. Bahkan ada yang sudah diunduh lebih dari 2 juta kali.

Ilmuwan mendapati bahwa berbagai aplikasi berbahaya tersebut melakukan clickfraud atau penipuan klik pada iklan yang tampil di dalamnya.

Pembuat aplikasi ini menyembunyikan aktivitas clickfraud dengan cerdik. Bahkan bisa menjalankannya secara terjadwal tiap 10 menit sekali, bahkan bisa mengonfigurasi 80 iklan per detik.

Ketika aktivitas clickfraud ini berlangsung, aplikasi ini menipu pengiklan seolah-olah melihat iklan bahkan mengklik iklan, padahal pengguna sama sekali tidak mengetahui.

Dampak bagi pengguna, aktivitas semacam ini membuat perangkat terbebani secara proses. Ditambah akan memakan daya yang tidaklah sedikit, hingga tidak sadar baterai telah habis.

Peneliti juga mendapati bahwa pembuat aplikasi berbahaya tersebut melakukan penipuan review di Google Play Store untuk mengelabuhi calon pengguna.

Didapati bahwa aplikasi-aplikasi ini mendapatkan puluhan review positif, dari pengguna-pengguna yang mencurigakan. Bahkan mayoritas mendapatkan lebih dari nilai 4.

Menurut laporan Sophos, Google telah mengambil tindakan pada aplikasi-aplikasi ini dengan menghapusnya dari Play Store pada 25 November 2020.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Cek 33 HP Xiaomi Terbaru 2021, Ada Redmi Note 11 Pro+

Jumat, 3 Desember 2021 | 13:12 WIB

Asus ROG Phone 5s Rilis Besok, Segini Harganya

Jumat, 3 Desember 2021 | 12:09 WIB

Redmi Terbaru Rilis, Berapa Harga Redmi Note 11T 5G?

Jumat, 3 Desember 2021 | 11:17 WIB
X