Platform Digital Punya Peran Penting dalam Pencegahan Korupsi

- Jumat, 28 Agustus 2020 | 16:51 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kesempatan dan peluang untuk terjadinya korupsi dalam transaksi yang menggunakan uang negara, harus dihapuskan. Caranya, antara lain dengan membangun platform digital yang tidak memungkinkan terjadinya praktik bisnis yang tidak sehat dalam pengadaan barang dan jasa yang dibutuhkan lembaga-lembaga pemerintah. Demikian pesan yang disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidato pada acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK) yang diadakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta, Rabu (26/8/2020).

“Tata niaga yang memberi kesempatan bagi para pemburu rente, harus dipangkas. Karena korban dari tata niaga yang tidak sehat adalah rakyat. Rakyat harus membayar harga barang dan jasa lebih mahal dari yang seharusnya,” kata Presiden Joko Widodo.

Pesan Presiden itu disampaikan untuk menguatkan upaya pencegahan korupsi di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah. Karenanya, kementerian dan lembaga, termasuk di tingkat daerah, dituntut untuk terus berinovasi dalam mencari cara agar proses pengadaan barang dan jasa itu berlangsung dengan transparan, fair, bebas dari praktik bisnis yang tidak sehat, dan mengikuti aturan yang berlaku. 

Selaras dengan upaya pemerintah dalam mencegah korupsi tanpa mengurangi perputaran roda ekonomi dan layanan pada masyarakat, Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat-alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) meluncurkan AlkesPintar.id, sebuah marketplace digital yang yang khusus menyediakan alat-alat kesehatan dan laboratorium.

Marketplace ini diproyeksikan untuk membantu Pemerintah dalam pengadaan alat-alat kesehatan dan laboratorium barang dan jasa yag dibutuhkan rumah sakit-rumah sakit, khususnya rumah sakit swasta di seluruh Indonesia.

Sekjen Gakeslab dr Randy Teguh menjelaskan, tujuan dibangunnya AlkesPintar ini untuk memudahkan dan mempercepat pengadaan alat-alat kesehatan dan laboratorium dengan transparan, fair, terbebas dari praktik bisnis yang tidak sehat oleh rumah sakit sebagai user. Produk-produk alat kesehatan yang ditawarkan di markerplace ini, semuanya terakreditasi oleh Kementerian Kesehatan RI. Dengan begitu, dari segi fungsi, kualitas, dan harga dijamin kewajarannya.

Alat-alat kesehatan adalah barang yang harus selalu tersedia di rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Terlebih Indonesia adalah negar besar dengan jumlah penduduk tidak kurang dari 275 juta jiwa, sehingga kebutuhan akan alat-alat kesehatan mau tidak mau harus selalu terpenuhi. Nah, agar pengadaannya selalu bisa dilakukan dengan cepat, mudah, transparan, dan fair, Gakeslab membangun marketplace digital AlkesPintar,” kata Randy.

Bisnis alat kesehatan, kata Randy, adalah bisnis yang diatur dengan banyak regulasi, karena terkait dengan kesehatan dan jiwa manusia. Di sisi lain, pengadaan alat-alat kesehatan di rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang dilakukan secara manual, cukup rentan untuk terjadinya praktik bisnis yang tidak sehat.

Marketplace AlkesPintar ini juga bertujuan mereduksi kemungkinan-kemungkinan terjadinya praktik bisnis yang tidak sehat dalam pengadaan alat-alat kesehatan. Karenanya, AlkesPintar diapresiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai satu dari tiga platform digital yang memfasilitasi belanja barang dan jasa pemerintah. Dua platform lainnya adalah ‘Siplah’ milik Kemendikbud dan ‘Mbiz’ yang menjadi mitra Pemprov Jawa Barat.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Bocoran HP Oppo Terbaru, Bawa Fitur Premium HP Lipat

Selasa, 30 November 2021 | 08:49 WIB

19 HP Vivo Terbaru Desember 2021, Cek Harga Lengkapnya

Senin, 29 November 2021 | 17:44 WIB

31 HP Samsung Terbaru 2021, Banyak HP Murah Spek Dewa

Sabtu, 27 November 2021 | 12:00 WIB

Daftar 32 HP Oppo Terbaru, Yuk Cek Harga Lengkapnya

Sabtu, 27 November 2021 | 08:00 WIB
X