Investasi Anda Menolong Sesama

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 10:08 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI).
Bursa Efek Indonesia (BEI).

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI),  PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI),  kembali melakukan kegiatan sosial untuk menanggulangi COVID-19. Kali ini, SRO mengajak investor  pasar modal untuk berinvestasi sekaligus menolong sesama. 

Seluruh pendapatan SRO dari transaksi Pasar Modal Indonesia yang dilakukan investor pada tanggal  9 Agustus 2021 akan dikonversi menjadi dana kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam  rangka memperingati 44 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia (HUT ke-44 Pasar  Modal Indonesia) untuk penanggulangan Pandemi COVID-19. Kegiatan tersebut antara lain pembuatan  Sentra Vaksinasi, dana bantuan untuk Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC), pengadaan  konsentrator oksigen dalam rangka Gerakan Oksigen untuk Indonesia, donor plasma, santunan untuk  keluarga tenaga kesehatan yang gugur dan bantuan untuk petugas pemakaman. 

Ketua Panitia HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia yang juga Direktur KSEI Syafruddin menyatakan,  “Pada tahap awal dana untuk kegiatan CSR dalam rangka HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia ini akan  dialokasikan dari fee transaksi bursa dan fee jasa kustodian sentral satu hari yaitu 9 Agustus 2021,  sebagai inisiatif dan bentuk kepedulian SRO untuk mendukung program Pemerintah mengurangi  dampak dari COVID-19 yang masih berlangsung hingga kini.” Syafruddin menambahkan, SRO juga  mengajak pelaku pasar modal seperti Perusahaan Efek, Bank Kustodian, Perusahaan Penerbit Efek,  Manajer Investasi, Agen Penjual Efek Reksa Dana, Bank Pembayaran hingga Bank Administrator  Rekening Dana Nasabah (RDN) serta lainnya, untuk ikut serta berkontribusi pada kegiatan CSR ini.  Bentuk donasi dari pelaku Pasar Modal Indonesia dapat berupa uang tunai maupun barang yang  nantinya akan disalurkan oleh SRO dalam bentuk kegiatan CSR. 

Berdasarkan data dari covid19.go.id, sampai dengan 1 Agustus 2021, sebanyak 3,4 juta masyarakat Indonesia telah terpapar COVID-19, sekitar 95.000 jiwa di antaranya meninggal dunia. Sementara itu, jumlah masyarakat yang telah memperoleh vaksin sekitar 47 juta untuk vaksin pertama dan 20 juta  untuk vaksin kedua. Namun, jumlah tersebut masih jauh dari target pemerintah yaitu sebanyak 208 juta  penduduk atau saat ini baru mencapai 23%. 

Rencana pemerintah untuk mempercepat pencapaian target pelaksanaan vaksinasi menjadi salah satu  latar belakang dari SRO mengupayakan pelaksanaan sentra vaksinasi. SRO berupaya membuat Sentra  Vaksinasi COVID-19 tahap pertama pada 21 - 26 Juni 2021 di Jakarta yang diikuti oleh sekitar 4.000  orang. Selanjutnya pada bulan Agustus 2021, direncanakan pembuatan Sentra Vaksinasi COVID-19  tahap kedua di luar Jakarta, dimulai dengan kota-kota Purwokerto, Jogjakarta, Solo, Semarang,  Surabaya, dan Gresik.

Halaman 1/2 

Kegiatan CSR lainnya, meliputi santunan kepada ahli waris tenaga kesehatan yang meninggal karena  COVID-19, bekerjasama dengan Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia  (DPW PPNI) DKI Jakarta. Selain itu, terdapat dukungan program Gerakan Oksigen Untuk Indonesia  yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan, dan bantuan perlengkapan untuk Rumah Sakit  COVID-19 Darurat Wisma Haji. 

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Aplikasi Pembukuan Terbaik Untuk UMKM

Jumat, 17 September 2021 | 17:18 WIB

Layanan bjb Precious Rebranding Menjadi bjb Prioritas

Jumat, 17 September 2021 | 14:30 WIB
X