Cara Punya Pendapatan Pasif sebagai Sumber Uang Tambahan

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 08:15 WIB
Anak Menabung.
Anak Menabung.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Cari uang tambahan menjadi hal selalu dipikirkan setiap orang. Mungkin hampir seluruh individu sedang mempertimbangkan untuk melakukan hal ini. Apalagi di saat pandemi Covid-19 melanda seluruh masyarakat di dunia.

Mendapatkan uang tambahan bisa dikatakan menjadi misi utama bagi individu yang saat ini sudah memiliki pekerjaan utama. Hal ini tentu tidak heran karena saat ini, uang sangatlah ‘senstif’ bagi banyak orang. Salah satu penyebabnya adalah cukup banyaknya karyawan yang secara terpaksa harus dihentikan dikarenakan kantor tidak sanggup membiayai upah karyawannya. Alhasil, banyak yang kebingungan bagaimana cara untuk memenuhi kebutuhan keluarga, khususnya para tulang punggung keluarga.

Misi utama sosok tulang punggung keluarga tentu saja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Namun, bagaimana cara mereka memenuhi kebutuhan keluarganya jika penghasilan pun tidak ada? Jawabannya tidak lain dan tidak bukan ialah mencari pekerjaan lain untuk mendapatkan penghasilan. Tapi, tahukah Anda terdapat alternatif lain yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan penghasilan? Jawabannya ialah Pendapatan Pasif.

Apa Itu Pendapatan Pasif?

Pendapatan Pasif merupakan istilah yang tidak asing di dunia ekonomi. Bisa dikatakan bahwa pendapatan pasif menjadi salah satu cara yang cukup menyenangkan untuk menghasilkan uang tambahan, karena tidak membutuhkan banyak upaya untuk memperolehnya. Dengan kata lain, bukan Anda yang bekerja untuk uang, melainkan sebaliknya.

Perlu digaris bawahi bahwa istilah ‘uang bekerja untuk kita’ bukan berarti Anda tidak melakukan apa-apa. Anda tetap harus melakukan usaha awal terlebih dahulu, meskipun tidak seberat ketika bekerja full time. Itulah mengapa pendapatan pasif erat kaitannya dengan investasi. Hal ini dikarenakan investasi membutuhkan uang untuk disimpan terlebih dahulu untuk kemudian dituai hasilnya dalam kurun waktu tertentu.

Ingat, baik pendapatan aktif maupun pasif, keduanya tetap akan dikenakan pajak penghasilan, meskipun besarannya berbeda. Anda tetap harus patuh memenuhinya karena sudah menjadi kewajiban bagi yang sudah bekerja.

 

Cara Mendapatkan Pendapatan Pasif

Dilansir dari Forbes.com, terdapat beberapa jenis investasi yang bisa Anda pilih untuk mendapatkan pendapatan pasif, di antaranya:

  1. Investasi Properti Pribadi

Menyewakan properti yang sudah Anda miliki sebelumnya menjadi salah satu cara yang paling sering dilakukan masyarakat Indonesia. Anda bisa menyewakan properti ke siapapun, kapanpun, dan dimanapun. Namun, Anda juga harus mempertimbangkan mengenai biaya perawatan juga perbaikan gedung sebelum seseorang menyewa properti Anda. Idealnya bangunan properti Anda dihargai menyesuaikan dengan kondisi ekonomi seiring waktu.

  1. Investasi Karya Untuk Royalti

Dilansir dari Scribemedia.com, royalti merupakan sejumlah uang dengan besaran tertentu yang harus dibayarkan oleh penerbit sebagai kewajiban yang harus dipenuhi ketika menerbitkan hasil karya seseorang. Royalti terikat secara hukum akan sejumlah aset, seperti karya berhak cipta (contohnya buku, musik, gambar, dan sebagainya), waralaba, dan sumber daya alam. Untuk besarannya, pihak penerbit biasanya memberikan gambaran detail kepada para pencipta agar tidak terjadi kesalahpahaman saat karya sudah diterbitkan. Anda bisa melakukan negosiasi terlebih dahulu, dan mencapai titik win win solution agar tidak ada pihak yang merasa keberatan.

  1. Investasi Melalui Pemasaran Afiliasi

Jika Anda memiliki bisnis, Anda bisa melakukan ekpansi pengenalan produk melalui pemasaran afilisiasi. Maksud dari kegiatan pemasaran afiliasi ialah melakukan promosi akan produk atau jasa seseorang. Anda bisa menggunakan jasa aktris, influencer¸ ataupun selebgram untuk mempromosikan produk Anda melalui kanal-kanal tertentu, seperti Instagram, TikTok, dan sebagainya. Tenang, tidak ada pekerjaan yang terlibat di pihak pengiklan ketika melakukan promosi, karena seluruh informasi akan langsung dicantumkan saat iklan berlangsung. Anda hanya cukup membayar sesuai dengan yang diminta, dan menunggu konsumen datang untuk membeli produk atau menggunakan jasa Anda.

  1. Investasi dengan Bermitra Usaha Kecil

Jenis usaha di Indonesia terbagi menjadi skala kecil, menengah, maupun besar. Biasanya, usaha kecil tidak membutuhkan banyak dana untuk beroperasi, dikarenakan cangkupan pasarnya yang belum begitu luas. Meskipun begitu, Anda tetap bisa berkontribusi dan mendapatkan pendapatan pasif, yakni dengan manambah modal untuk membantu pemilik usaha dalam melakukan ekspansi penjualan. Anda bisa menginvestasikan sebagian dana yang kamu miliki untuk digunakan dalam bisnis mereka. Untuk pembagian keuntungan, Anda bisa sesuaikan dengan kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.

  1. di Pasar Saham

Hal yang terakhir ini merupakan salah satu hal yang sedang marak dilakukan oleh banyak orang. Banyak orang yang tergiur setelah melihat para tokoh berpengaruh yang mulai melakukan investasi saham dengan platform-nya masing-masing untuk mendapatkan pendapatan pasif saat ini. Memang, hasilnya seringkali tidak tanggung-tanggung. Namun harus Anda ingat bahwa berinvestasi saham memerlukan ilmu dan keterampilan khusus sebelum melakukannya. Terdapat banyak risiko yang bisa saja terjadi, karena tidak ada jaminannya. Idealnya, saham yang baik akan menawarkan pembayaran dividen juga.

Freelance = Pendapatan Pasif dengan Sedikit Usaha

Selain 5 hal di atas, Anda juga bisa menjadi pekerja lepas, atau freelance setiap harinya. Setiap keahlian dan kemampuan menjadi sebuah aset untuk menghasilkan pendapatan pasif yang cukup besar. Dengan kata lain, Anda dapat menjual keahlian dan kemampuan Anda kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Contohnya, jika Anda suka menulis, Anda dapat menjual jasa menulis artikel untuk blog atau platform lainnya. Atau jika Anda jago menggambar digital, Anda bisa menjual hasil desain ke beberapa perusahaan yang membutuhkan.

Bayaran yang didapat seorang freelance biasanya akan bergantung kepada jam terbang yang kamu miliki. Itulah mengapa ada baiknya Anda memiliki portfolio yang bagus dan baik. Anda tidak perlu repot mencarinya, karena Anda dapat dengan mudah menemukan proyek khusus untuk freelancer melalui internet, seperti melalui website Fiverr, Upwork, Freelancer atau platform lokal seperti Projects.co.id, atau KaryaKarsa. Teruslah untuk mengembangkan kemampuan kamu, dan secara rajin mencari peluang yang ada.

Itulah sejumlah cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan uang tambahan, khususnya dari Pendapatan Pasif. Poin pentingnya ialah usaha sedikit, uang pun datang, maka uang bekerja untuk Anda. Anda bisa mulai mempraktikkannya saat ini juga. Jangan lupa juga untuk mengajak orang terdekatmu untuk menerapkannya. Dengan begitu, Anda dan orang sekitar sudah merasa siap dalam menghadapi pandemi ini, khususnya di masa pandemi saat ini.

*Penulis: Dian Fauzi Utami

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Waspada Penipuan Mengatasnamakan bank bjb

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:41 WIB

Saham Teknologi Terus Dilirik Investor

Kamis, 14 Oktober 2021 | 10:07 WIB

bank bjb Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards

Kamis, 7 Oktober 2021 | 17:31 WIB

Ciri UMKM Lolos Jadi Penerima BLT BPUM Oktober 2021

Senin, 4 Oktober 2021 | 21:12 WIB
X