Tips Startup Kuliner Agar Bisa Terus Bertahan

- Kamis, 27 Mei 2021 | 10:29 WIB
Yaya Surya, pemilik warung es ciming Purwakarta.
Yaya Surya, pemilik warung es ciming Purwakarta.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pandemi Covid-19 memberi dampak signifikan bagi perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di bidang kuliner atau food and beverages (F&B). 

Dilansir dari Republika.co.id, CEO & Co-founder Kenangan Group, Edward Tirtanata, membagikan sejumlah kiat bagi para pelaku perusahaan rintisan kuliner agar tak hanya bertahan, namun juga semakin bertumbuh di tengah tantangan pandemi.

"Kiat paling utama di luar dari customers fisrt, adalah teknologi. Kita dari Kopi Kenangan bisa survive karena produk kami bisa di-order melalui layanan on demand seperti pesan antar dan aplikasi kita," kata Edward saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.

"Jadi, meskipun tidak ada customer yang datang dan meramaikan tempat Anda, Anda selalu bisa mendapatkan order secara online dari customer di sekitar," ujarnya melanjutkan.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa teknologi kini bisa dibilang merupakan salah satu elemen penting bagi perusahaan. 
"Teknologi harus di-embrace, dan diintegrasikan ke bisnis kita, agar bisnis kita berlanjut dan berkepanjangan," kata Edward.

Saat disinggung mengenai tantangan di industri kuliner di masa pandemi, Edward mengatakan bahwa ketertarikan masyarakat sebagai konsumen untuk menikmati hidangan dan layanan di rumah makan masih belum seramai ketika sebelum pandemi. Menurut dia, membuat bisnis kuliner dengan konsep grab and go mungkin bisa membantu pengusaha untuk beradaptasi menghadapi penurunan kunjungan ke rumah makan atau kafe.

"Tantangannya, orang-orang masih takut untuk keluar rumah, otomatis, kunjungan di tempat makan akan berkurang. Sama halnya seperti jika kita melihat (keramaian) di mal juga ada perubahan, tidak seramai dulu sebelum pandemi," kata Edward.

"Brand-brand yang punya toko grab and go, malah cenderung baik dan survive. Kopi Kenangan pun, kini bukan hanya survive, tapi juga double (keuntungan berlipat). Bahkan kita sudah punya banyak gerai. Itu adalah sesuatu yang sangat kita banggakan karena adanya grab and go ini kita selamat dari pandemi," jelas Edward.

"Kita on track untuk double revenue dari Agustus lalu hingga sekarang, by orders," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Aplikasi Pembukuan Terbaik Untuk UMKM

Jumat, 17 September 2021 | 17:18 WIB

Layanan bjb Precious Rebranding Menjadi bjb Prioritas

Jumat, 17 September 2021 | 14:30 WIB

8 Jenis Pekerjaan Paling Dicari Perusahaan Tahun 2021!

Jumat, 10 September 2021 | 20:06 WIB

7 Tips Mencari Lowongan Kerja saat Pandemi Covid - 19

Kamis, 9 September 2021 | 15:23 WIB

6 Cara Cepat Kaya dengan Mudah Tanpa Perlu Kecurangan

Kamis, 9 September 2021 | 14:59 WIB
X