Inovasi Jadi Kunci Prudential Indonesia Pimpin Industri Asuransi

- Rabu, 21 April 2021 | 13:52 WIB
Prudential Indonesia mencatatkan total pendapatan premi sebesar Rp23,7 triliun, total aset sebesar Rp76,3 triliun, dan total aset investasi sebesar Rp70,2 triliun. Ketiganya merupakan yang tertinggi di industri asuransi jiwa Indonesia.
Prudential Indonesia mencatatkan total pendapatan premi sebesar Rp23,7 triliun, total aset sebesar Rp76,3 triliun, dan total aset investasi sebesar Rp70,2 triliun. Ketiganya merupakan yang tertinggi di industri asuransi jiwa Indonesia.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mengumumkan hasil kinerja keuangan yang tetap tangguh di 2020. Didukung dengan beragam inovasi yang dihadirkan untuk nasabah maupun masyarakat, Prudential Indonesia kembali dipercaya menjadi pemimpin industri asuransi jiwa di Indonesia.

Prudential Indonesia mencatatkan total pendapatan premi sebesar Rp23,7 triliun, total aset sebesar Rp76,3 triliun, dan total asset investasi sebesar Rp70,2 triliun. Ketiganya merupakan yang tertinggi di industri asuransi jiwa Indonesia. Sepanjang 2020, Prudential Indonesia membuktikan komitmen perlindungannya terhadap nasabah melalui pembayaran total klaim sebesar Rp12,8 triliun. 

Ketangguhan kondisi finansial Prudential Indonesia dalam menghadapi tantangan di 2020, tercermin dari laba setelah pajak yang stabil yakni Rp4,7 triliun dan juga mencatat tingkat solvabilitas (Risk Based Capital) perusahaan yang kuat yaitu 549% . Torehan ini lebih dari empat kali ketentuan minimal  target internal yang ditetapkan oleh regulator.

Sejalan dengan aspirasi untuk menjadi kontributor terkemuka dalam ekonomi Syariah Indonesia, Unit Usaha Syariah Prudential Indonesia juga mencatatkan total kontribusi (premi) yang tumbuh menjadi Rp3,7 triliun, total aset sebesar Rp9 triliun yang tertinggi di industri asuransi jiwa syariah Indonesia, dan juga mencatatkan tingkat solvabilitas dari Dana Tabarru yang mencapai 1.630% serta tingkat solvabilitas dari Dana Perusahaan sebesar 7.975%.

President Director Prudential Indonesia Jens Reisch mengatakan, Prudential Indonesia merangkum 2020 ke dalam dua kata yaitu, inovasi perlindungan dan inovasi untuk delighting customers. Seluruh inovasi yang kami hadirkan merupakan wujud  dukungan kami kepada masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan dan ketidakpastian dalam hidup. 

"Pada akhirnya, kami mampu mencatat hasil bisnis yang stabil dan terus membangun posisi finansial yang memungkinkan kami tetap tangguh menghadapi tantangan tahun lalu," kata Jens dalam konferensi pers virtual, Rabu, 21 April 2021.

Dalam hal inovasi perlindungan, Prudential Indonesia bergerak cepat merespons kebutuhan yang meningkat di 2020. Salah satu contohnya, sebelum pandemi Covid-19 merebak di Indonesia, Prudential Indonesia menjadi perusahaan asuransi jiwa pertama di Indonesia yang menyediakan Santunan Tunai Tambahan jika nasabah terdiagnosis positif  Covid-19. 

"Di 2021, inovasi terus berlanjut dan kami meluncurkan inisiatif Program Santunan Rawat Inap Pascavaksinasi dan menyediakan sentra vaksinasi Covid-19," lanjut Jens.

Jens juga menyampaikan, di 2020, Prudential Indonesia telah meluncurkan 60 produk dan solusi perlindungan, termasuk di antaranya produk baru dan juga peningkatan dari produk sebelumnya, untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin berkembang, mulai dari Asuransi Jiwa Syariah PRUCinta hingga asuransi kesehatan murni PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah. 

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

X