Satgas Waspada Investasi Temukan 133 Fintech Ilegal

- Sabtu, 2 November 2019 | 18:41 WIB
Fintech (forbes)
Fintech (forbes)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Satgas Waspada Invetasi (SWI) menemukan sedikitnya 133 entitas fintech lending ilegal.

Ketua SWI, Tongam Lumban Tobing menyebutkan, dari jumlah itu, satu entitas di antaranya telah membuktikan kegiatannya bukan merupakan fintech lending yaitu aplikasi Danapro milik Jason Christoper Sudirdjo. Terhadap entitas tersebut, dilakukanlah normalisasi atas aplikasi yang telah diblokir.

"Sampai 31 Oktober 2019, total entitas fintech lending ilegal kami tangani 1.369 entitas," katanya, Sabtu (2/11/2019).

Terhitung sejak 2018 hingga 31 Oktober 2019, pihaknya menjumlah 1.773 entitas fintech lending ilegal.

Sementara itu, SWI juga menemukan 22 kegiatan usaha gadai swasta ilegal pada 7 Oktober 2019. Jumlah itu bertambah dengan ditemukannya kembali 16 kegiatan usaha gadai swasta yang belum beroleh izin dari OJK, namun telah beroperasi.

Dari 16 kegiatan usaha gadai itu, enam berdomisili di Jawa Timur, tujuh berdomisili di Bali, dan tiga di Provinsi Riau.

"Jadi, entitas gadai ilegal yang telah ditangani SWI sampai Oktober 2019 berjumlah 68 entitas," ujarnya.

Menurutnya, tak menutup kemungkinan akan banyak lagi entitas gadai ilegal yang akan ditemukan SWI melalui pengaduan masyarakat.

Selain itu, dalam penindakannya SWI telah pula menghentikan 13 kegiatan usaha yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat. 

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Peran bjb Gairahkan Perekonomian Desa Pascapandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 15:09 WIB
X