Vaksin Sinovac di Cimahi Habis, Pemerintah Tunggu Kiriman Pusat

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 19:35 WIB
Pekerja melakukan bongkar muat Envirotainer berisi vaksin Covid-19 Sinovac.
Pekerja melakukan bongkar muat Envirotainer berisi vaksin Covid-19 Sinovac.

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM — Pemerintah Kota Cimahi mulai kehabisan stok vaksin Sinovac asal China. Kondisi itu membuat pemerintah menunggu sementara vaksinasi masal yang digelar dibeberapa tempat. 

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, pihaknya masih menunggu pasokan vaksin Sinovac dari pemerintah pusat yang rencananya bakal turun pada pertengahan bulan Agustus ini. 

Ngatiyana mengatakan meski begitu pihaknya masih menjalankan sejumlah vaksinasi menggunakan vaksin astrazeneca. Pasalnya saat ini stok tersebut masih tersedia sebanyak 3000 dosisi

"Untuk vaksinasi kita mendapat kendala vaksin Sinovac belum datang lagi. Sekarang tinggal astrazeneca. Total kita punya 3.000 dosis lagi," katanya saat ditemui, Rabu, 4 Agustus 2021. 

Kota Cimahi selama ini telah menyelenggarakan vaksinasi masal di beberapa tempat. Mulai dari Technopark, Lapangan Brigif, hingga sekolah bagi anak usia 1217 tahun. Total pencapaian vaksinasi dosis pertama mencapai 40 persen dari angka minimal kekebalan komunal atau herd immunity. 

"Sampai saat ini dosis pertama baru mencapai 40 persen. Sedangkan dosis dua baru 19 persen," tambahnya. 

Ditanya soal vaksin ketiga bagi tenaga kesehatan, Ngatiyana menyebut, belum bisa melaksanakan hal itu. Ia masih fokus untuk mengejar jumlah vaksin dosis kedua supaya target penyuntikan terhadap 80 persen warga tercapai bulan Desember. 

"Kita belum ada instruksi untuk vaksin ketiga nakes. Karena untuk mengejar vaksin kedua saja belum selesai. Mudah-mudaan 80 persen target bisa dicapai bulan Desember," pungkasnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Sungai-sungai di Cimahi Berwarna Hitam, Ini Penampakannya

Selasa, 14 September 2021 | 16:37 WIB
X