Kisah Tukang Jagal Iduladha: Ladeni Hewan Kurban Ngamuk sampai Ditendang

- Rabu, 21 Juli 2021 | 20:55 WIB
Adeng sedang menyembelih hewan qurban berupa domba .
Adeng sedang menyembelih hewan qurban berupa domba .

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM — Tanggal 20 juli 2021, umat Muslim seluruh dunia melaksanakan perintah kurban. Adapun hewan kurban di Indonesia biasanya berupa domba, kambing, dan sapi.

Sering kali, hewan kurban ngamuk saat proses akan disembelih. Tak ayal, beragam cerita tukang jagal hewan kurban dan kejadian saat prosesi penyembelihan menjadi cerita yang menarik.

Seperti cerita Adeng, pria berumur 53 tahun, yang telah terbiasa melakukan profesi menjadi tukang jagal atau tukang menyembelih hewan ternak.

Berawal menjadi seorang pengurus ternak domba, ia melakoni profesi ini sudah selama 33 tahun lamanya. Selama menjadi tukang jagal, ia pernah ditendang sampai pula diseruduk sapi.

“Bekerja sudah kurang lebih 33 tahun jadi tukang jagal, awalnya biasa yang mengurus hewan ternak. Jadi tukang jagal kurang lebih sudah ribuan ternak sapi yang sudah disembelih. Pernah ditendang sama diseruduk, kalau kejadian itu mungkin sapi takut karena banyak orang juga ya kalau dikerumuni,” ujar Adeng.

Adeng menceritakan bagaimana cara menenangkan hewan ternak yang akan disembelih agar tidak memberontak.

“Pertama jangan sampai memperlihatkan asahan pisau di depan hewan ternak soalnya nanti hewan jadi stres. Terus hewan kurban jangan dalam keadaan lapar dan yang terakhir harus dipersiapkan alat-alat, juga lubang untuk keluar darah. Hewan kurban sudah diikat ketiga kakinya dan satu dibiarkan,” ujar Adeng.

-
Ilustrasi warga saat akan menyembelih hewan kurban. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Napas Adeng pun harus ditahan saat memotong hewan kurban; sembari memegang golok; dan memastikan urat nadi kanan dan kiri tenggorokan hingga kerongkongan hewan kurban kencang tertarik. Kemudian golok menyayat dari kiri ke kanan dengan mengucapkan takbir dan basmalah dan semua harus selesai dalam sekali gerakan.

“Harus mengucapkan takbir dan bismillahirohmanirohim supaya dagingnya menjadi halal. Jangan membuat hewan tersiksa dalam proses penyembelihan, harus sekali gerakan,” ujar Adeng.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Disdik Cimahi Pastikan PTM Tak Picu Klaster Baru 

Jumat, 24 September 2021 | 19:06 WIB

Bahaya Mengancam Warga Cimahi selain Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 18:40 WIB

Sungai-sungai di Cimahi Berwarna Hitam, Ini Penampakannya

Selasa, 14 September 2021 | 16:37 WIB
X