Pasien Covid-19 RSUD Cibabat Harus Berbagi Oksigen

- Jumat, 9 Juli 2021 | 11:48 WIB
Petugas melakukan sterilisasi fasilitas kesehatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat, Jalan Jend. H. Amir Machmud, Kota Cimahi.
Petugas melakukan sterilisasi fasilitas kesehatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat, Jalan Jend. H. Amir Machmud, Kota Cimahi.

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Direktur Utama RSUD Cibabat Sukwanto Gamalyono mengatakan, setiap harinya RSUD Cibabat Kota Cimahi hanya memiliki 900.000 liter oksigen medis yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 33 pasien.

Sementara pasien yang dirawat sampai saat ini ada 38 orang. Artinya, kata dia, 5 pasien sisanya harus berbagi oksigen.

"Sekarang ada 38 pasien, itu berarti 5 saling berbagi. Sebenarnya kita nampung banyak tapi oksigen hanya cukup untuk 33 pasien," sebut Gamal, Jumat, 9 Juli 2021, dilaporkan Suara.com.

Pihaknya tak ingin mengambil risiko terus menerima pasien, sementara pasokan oksigennya sangat terbatas. Sebab, setiap pasien yang masuk kebutuhan utamanya adalah oksigen.

Idealnya, terang Gamal, dalam sehari itu kebutuhan oksigen di RSUD Cibabat mencapai 3 juta liter dengan asumsi semua tempat tidur terisi.

"Dalam kondisi sampai saat ini kita (oksigen) hitungannya jam bukan hari. Setiap 5 jam itu kita habis," kata Gamal.

Dia melanjutkan, terbatasnya oksigen medis itupun memaksa pihaknya tak melayani pasien Covid-19 di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Ruang tersebut kini sudah dibuka dan hanya menerima pasien non Covid-19.

Meskpun kenyataannya, kata dia, ternyata sekitar 80% yang datang ke IGD adalah pasien yang terinfeksi Covid-19.

Hanya pasien yang sifatnya urgent yang dilayani. Sementara yang tidak memiliki gejala diarahkan untuk isolasi mandiri.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Siswa Belum Vaksin di Cimahi Dilarang Ikut PTM

Senin, 25 Oktober 2021 | 18:54 WIB

Cara Buat Kartu Kuning AK1 untuk Pencari Kerja

Minggu, 24 Oktober 2021 | 11:00 WIB
X