Puluhan Tahun Langganan Banjir, Warga Kiara Payung Minta Revitalisasi Sungai

- Jumat, 2 Juli 2021 | 13:55 WIB
Warga memasang tanggul di gang untuk mengantisipasi banjir.
Warga memasang tanggul di gang untuk mengantisipasi banjir.

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM — Hujan deras yang mengguyur wilayah Cimahi, pada Kamis 1 Juli 2021 sore, membuat sejumlah kawasan terendam banjir.

Salah satu titik banjir terjadi di Kampung Kiara Payung, Kelurahan Melong RT 04, RW 02, Kecamatan Cimahi Selatan.

Banjir dari luapan Kali Malang itu merendam pemukiman warga melumpuhkan Jalan Cibaligo dan Jalan Melong. Beruntung banjir itu tak masuk langsung ke rumah warga karena telah dibuat tanggul dari besi di setiap gang. 

Salah satu warga, Dodi (30) mengatakan, rumahnya memang kerap jadi langganan banjir hampir 10 tahun lebih, apalagi saat intensitas hujan tinggi. Tanggul yang dipasang di tiap gang memang berhasil menahan banjir. Namun air tetap masuk dari sela-sela lantai dan keramik rumah. 

"Tiap ada hujan besar memang disini banjir, itu mengapa kami buat tanggul penahan di tiap gang. Saat hujan besar kami pasang, saat surut kami buka lagi. Saat banjir, otomatis jalan pasti lumpuh," kata Dodi saat ditemui, Jumat, 2 Juli 2021. 

Menurutnya, banjir disebabkan karena kondisi sungai dangkal dan kecil sehingga tak mampu menampung debit air yang besar. Apalagi sejak munculnya pembangunan pabrik, sungai itu menjadi satu-satunya saluran air dari daerah hulu. 

"Sungai ini mengecil dan dangkal. Ditambah beberapa sungai yang lain diurug dan dibangun pabrik. Sawah juga hilang yang biasanya masuk ke sana. Jadi air dari atas semua lewat sini," jelas Doni. 

Senada dengan Doni, Ketua RT 04, Eman mengatakan, banjir didaerahnya telah berlangsung sejak lama namun belum ada solusi nyata terutama dalam merevitalisasi sungai. Menurutnya, total warga yang terdampak ada 40 kepala Keluarga (KK).

"Saluran sungai ini kan jadi satu-satunya karena sungai lain banyak yang sudah diurug. Karena ini sungai satu-satunya coba lah pemerintah buat solusi agar  diperbaiki dan bisa menampung debit air tatkala hujan," pungkasnya. [*]

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Guru di Cimahi Positif Covid-19, Sekolah Ditutup

Kamis, 18 November 2021 | 19:02 WIB
X