Gaji Tukang Gali Kubur di Cimahi Menunggak 4 Bulan

- Rabu, 16 Juni 2021 | 15:11 WIB
 Tukang gali kubur pasien Covid-19 di Kota Cimahi harus gigit jadi selama 4 bulan lebih. Pasalnya, hak mereka mendapat gaji sejak bulan Februari  sampai Juni 2021 masih belum dipenuhi.
Tukang gali kubur pasien Covid-19 di Kota Cimahi harus gigit jadi selama 4 bulan lebih. Pasalnya, hak mereka mendapat gaji sejak bulan Februari sampai Juni 2021 masih belum dipenuhi.

"Jadi harus standby terus. Pas semalam juga ada yang dikuburkan jam 23.00 WIB. Kan kalau yang bawanya enggak mau nguburin, kita yang harus turun tangan. Pas minggu kemarin ada sampai 5 jenazah," pungkasnya.

Dedi (40), salah seorang tukang gali kubur lainnya mengaku, sejak awal dirinya terjun menggali kubur khusus COVID-19, baru tahun ini pembayarannya mandek. Ia pun sama, harus pulang dengan tangan kosong ke rumah.

"Tahun lalu itu lancar. Jadi habis gali, masukin jenazah langsung dibayar. Tapi sejak Februari jadi mandek. Jadi sekarang itu istilahnya gali lubang tutup lubang," ujarnya.

Ia berharap Pemkot Cimahi segera membayarkan hak atas kucuran keringat mereka dalam beberapa bulan terakhir. Sebab, ia malu jika terus-terusan mengandalkan penghasilan istri yang bekerja di tempat basreng.

"Iya harapannya cepet dibayar biar bisa setor lagi ke istri. Paling kita tambahan ini ada jualan batu nisan, tapi kan gak setiap yang datang mau beli," tukas Dedi.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Kronologi Kasus Omicron Pertama di Cimahi, Pasien ART

Jumat, 21 Januari 2022 | 19:44 WIB
X