Gaji Tukang Gali Kubur di Cimahi Menunggak 4 Bulan

- Rabu, 16 Juni 2021 | 15:11 WIB
 Tukang gali kubur pasien Covid-19 di Kota Cimahi harus gigit jadi selama 4 bulan lebih. Pasalnya, hak mereka mendapat gaji sejak bulan Februari  sampai Juni 2021 masih belum dipenuhi.
Tukang gali kubur pasien Covid-19 di Kota Cimahi harus gigit jadi selama 4 bulan lebih. Pasalnya, hak mereka mendapat gaji sejak bulan Februari sampai Juni 2021 masih belum dipenuhi.

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Tukang gali kubur pasien Covid-19 di Cimahi harus gigit jadi selama 4 bulan lebih. Pasalnya, hak mereka mendapat gaji sejak bulan Februari  sampai Juni 2021 masih belum dipenuhi. 

Salah seorang tukang gali kubur, Cecep Suganda (53) mengatakan, gaji tukang gali kubur pasien Covid-19 di Cimahi dibayar berdasarkan hitungan jumlah liang lahat yang gali. Namun, Cecap baru sekali mendapat gaji dari hasil kerjanya itu. 

"Yang saya ingat baru menerima satu Rp300.000, tapi setelah itu sejak Februari sampai sekarang belum nerima lagi," ungkap Cecep, Rabu 16 Juni 2021.

Cecep menjelaskan ia dan ketiga tukang gali kubur lainnya dijanjikan mendapat upah sebesar Rp480.000 per lubang. Cecep menyebutkan, berdasarkan hitungan ada 98 lubang kuburan yang berhasil ia buat. 

Dengan jumlah tersebut seharusnya Cecep dan 3 orang temannya bisa mengantongi Rp47 juta lebih. "Rp 480.000 per lubang itu dibagi empat. Tapi kami sampai hari ini belum menerima," tambahnya. 

Para penggali kubur telah beberapa kali menanyakan ihwal upah tersebut kepada pihak Pemkot Cimahi. Namun hingga kini belum menerima kejelasan. 

"Iya otomatis ke istri juga enggak setor. Untung istirahat saya ada warung, jadi untuk makan mengandalkan dari sana dulu," beber Cecep.

Meski belum menerima upah berbulan-bulan, para tukang gali kubur COVID-19 itu tetap profesional menjalankan tugasnya. Dalam sehari, ada saja lubang kuburan yang harus digali sebagai antisipasi adanya jenazah yang datang.

Mereka harus tetap siaga siang dan malam. Sebab, jenazah yang hendak dikuburkan datangnya tidak menentu. Apalagi belakangan ini jenazah yang dikuburkan mengalami sedikit peningkatan dari sebelumnya.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Guru di Cimahi Positif Covid-19, Sekolah Ditutup

Kamis, 18 November 2021 | 19:02 WIB
X