Meningkat Drastis! Ruang Isolasi di BPSDM Jabar Terisi 80%

- Jumat, 11 Juni 2021 | 13:25 WIB
Ruang Isolasi Pasien Covid-19.
Ruang Isolasi Pasien Covid-19.

"Keterisian rumah sakit 76,47 persen. Rencananya RSUD Cibabat mau nambah 20 bed, kita siapkan apabila ada lonjakan," ujarnya.

Ia membeberkan, warga Kota Cimahi sendiri hanya sekitar 39 orang yang dirawat di berbagai rumah sakit akibat Covid-19 dari total 504 pasien yang masih terkonfirmasi positif. Sisanya hanya menjalani isolasi mandiri.

"Sisanya itu pasien dari daerah lain. Kan di kita ada rumah sakit rujukan Covid-19 jadi tidak boleh menolak pasien Covid-19 dari daerah lain," tukasnya.CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Tingkat keterisian ruang isolasi di sejumlah rumah sakit meningkat seiring terjadinya penambahan drastis kasus Covid-19 di Bandung Raya. Kondisi tersebut juga dialami pusat isolasi pasien Corona di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) BPSDM Jawa Barat, di Jalan Kolonel Masturi No.11, Kota Cimahi.

Tempat khusus yang disediakan pemprov Jabar untuk isolasi pasien Covid-19 tak bergejala sedang ini, 80 persen ruangannya telah penuh diisi. Jika dikonversi ke dalam angka, tercatat 144 orang menjalani isolasi dari total kapasitas 180 ruangan. 

"Data hari ini lonjakan pasien sangat terasa. Terutama pascalibur hari raya. Sampai hari ini 144 orang. Persentasinya sudah 80 persen dari kapasitas 180 orang," terang Penanggungjawab Satuan Pelayanan Isolasi Mandiri Jawa Barat, Hadi Rahmatsyah, Jumat 11 Juni 2021.

Ia menerangkan, pasien Covid-19 yang dirawat di Pusat Isolasi BPSDM Jawa Barat, Jalan Kolonel Masturi Kota Cimahi berasal dari berbagai daerah di Bandung Raya. Seperti dari Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat (KBB).

"Memang saat ini kluster keluarga sangat dominan. Jumlah pasien di atas 60 tahun ada 5 orang, dibawah 5 tahun ada 2 orang. Sisanya usia 6-60 tahun," terangnya.

Dikatakan Hadi, jika melihat tren perkembangan kasus di Jawa Barat, kemungkinan besar Bor Occupancy Rate (BOR) di Pusat Isolasi BPSDM Jabar akan terus mengalami peningkatan. "Trennya dalam 10 hari terkahir luar biasa meningkat sehingga kemungkinan untuk bertambah lagi masih ada," sebutnya.

Hadi melanjutkan, semua pasien Covid-19 yang diisolasi di BPSDM Jabar merupakan kategori tanpa gejala dan gejala ringan. Sesuai aturan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, pasien akan menjalani perawatan 10-13 hari.

"Kita pakai standar Kemenkes bahwa yang isolasi 10 hari pascadinyatakan positif. Bila ada gejala ditambah 3 hari," beber Hadi.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Ribuan Keping KTP di Kota Cimahi Dibakar, Ada Apa?

Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:35 WIB
X