Meningkat Drastis! Ruang Isolasi di BPSDM Jabar Terisi 80%

- Jumat, 11 Juni 2021 | 13:25 WIB
Ruang Isolasi Pasien Covid-19.
Ruang Isolasi Pasien Covid-19.

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Tingkat keterisian ruang isolasi di sejumlah rumah sakit meningkat seiring terjadinya penambahan drastis kasus Covid-19 di Bandung Raya. Kondisi tersebut juga dialami pusat isolasi pasien Corona di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) BPSDM Jawa Barat, di Jalan Kolonel Masturi No.11, Kota Cimahi.

Tempat khusus yang disediakan pemprov Jabar untuk isolasi pasien Covid-19 tak bergejala sedang ini, 80 persen ruangannya telah penuh diisi. Jika dikonversi ke dalam angka, tercatat 144 orang menjalani isolasi dari total kapasitas 180 ruangan. 

"Data hari ini lonjakan pasien sangat terasa. Terutama pascalibur hari raya. Sampai hari ini 144 orang. Persentasinya sudah 80 persen dari kapasitas 180 orang," terang Penanggungjawab Satuan Pelayanan Isolasi Mandiri Jawa Barat, Hadi Rahmatsyah, Jumat 11 Juni 2021.

Ia menerangkan, pasien Covid-19 yang dirawat di Pusat Isolasi BPSDM Jawa Barat, Jalan Kolonel Masturi Kota Cimahi berasal dari berbagai daerah di Bandung Raya. Seperti dari Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat (KBB).

"Memang saat ini kluster keluarga sangat dominan. Jumlah pasien di atas 60 tahun ada 5 orang, dibawah 5 tahun ada 2 orang. Sisanya usia 6-60 tahun," terangnya.

Dikatakan Hadi, jika melihat tren perkembangan kasus di Jawa Barat, kemungkinan besar Bor Occupancy Rate (BOR) di Pusat Isolasi BPSDM Jabar akan terus mengalami peningkatan. "Trennya dalam 10 hari terkahir luar biasa meningkat sehingga kemungkinan untuk bertambah lagi masih ada," sebutnya.

Hadi melanjutkan, semua pasien Covid-19 yang diisolasi di BPSDM Jabar merupakan kategori tanpa gejala dan gejala ringan. Sesuai aturan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, pasien akan menjalani perawatan 10-13 hari.

"Kita pakai standar Kemenkes bahwa yang isolasi 10 hari pascadinyatakan positif. Bila ada gejala ditambah 3 hari," beber Hadi.

Khusus di Kota Cimahi, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengungkapkan, BOR rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 sudah mencapai 76,47 persen. Tingkat keterisian itu meningkat dibandingkan sebelumnya.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Disdik Cimahi Pastikan PTM Tak Picu Klaster Baru 

Jumat, 24 September 2021 | 19:06 WIB

Bahaya Mengancam Warga Cimahi selain Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 18:40 WIB

Sungai-sungai di Cimahi Berwarna Hitam, Ini Penampakannya

Selasa, 14 September 2021 | 16:37 WIB
X