Bantuan Tenaga Pendidik Agama di Apresiasi DPRD Jabar

- Senin, 30 Agustus 2021 | 15:20 WIB
Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya, menghadiri acara penganugerahan Museum Rekor Indonesia (MURI) bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk kategori perlindungan program Jamsostek kepada tenaga kerja bidang Keagamaan Terbanyak, acara bertempat di Ballroom Pullman Hotel Kota Bandung. Senin, 30 Agustus 2021. (dok. Humas DPRD Jabar)
Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya, menghadiri acara penganugerahan Museum Rekor Indonesia (MURI) bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk kategori perlindungan program Jamsostek kepada tenaga kerja bidang Keagamaan Terbanyak, acara bertempat di Ballroom Pullman Hotel Kota Bandung. Senin, 30 Agustus 2021. (dok. Humas DPRD Jabar)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menginstruksikan penambahan bantuan Jamsostek BPJS Ketenagakerjaan bagi tenaga pengajar yaitu guru honorer, Tenaga Harian Lepas, serta nelayan di berbagai instansi.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dinilai harus bekerja baik dalam hal pengumpulan data.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya mengapresiasi sikap dari Pemprov Jabar tersebut, menurutnya itu sebagai bentuk kewajiban untuk memperhatikan tenaga pendidikan khususnya di sektor keagamaan.

"Pertama kami bersyukur bahwa yang taun lalu ketika ada ajuan biro kesra terkait dengan santunan terealisasi, ini merupakan tugas pemerintah, ini suatu hal yang harus kita apresiasi bahwa dengan langkah ini terbukti ada kemanfaatan," katanya di Ballroom Pullman Hotel, Kota Bandung, Senin,30 Agustus 2021.

Baca Juga: Komisi II DPRD Jabar: Bansos Harus Tepat Sasaran

Abdul Hadi Wijaya, yang hadir pada acara penganugerahan Museum Rekor Indonesia (MURI) bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk kategori perlindungan program Jamsostek kepada tenaga kerja bidang Keagamaan Terbanyak juga menyebut, Pemprov yang telah bergerak cepat dalam memberiman santunan melalui Jamsostek BPJS Ketenagakerjaan, itu terbukti dari cepat nya santunan yang disalurkan pada tenaga pendidikan yang meninggal dunia.

"Ini terbukti dengan wafatnya tenaga pendidikan bidang Keagamaan, Pemprov dengan cepat memeberikan santunan," ungkapnya.

Abdul Hadi Wijaya juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi kinerja Biro Kesra, dirinya mengatakan dengan jumlah bantuan terhadap 150.000 tenaga Pendidikan Keagamaan ini membuktikan Pemprov Jabar melalui Biro Kesra mampu dan bisa bekerja dengan baik.

"Kemudian yang jumlah 150.000 lebih ini harus sangat di apresiasi ini membuktiman bahwa sistem kita mampu mengakses data data guru ngaji, apresiasi terhadap kinerja Biro Kesra," ucapnya.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bantuan Tenaga Pendidik Agama di Apresiasi DPRD Jabar

Senin, 30 Agustus 2021 | 15:20 WIB

300 Warga Isoman di KBB Dapat Bantuan Sembako

Rabu, 28 Juli 2021 | 18:55 WIB

Rayakan Natal, Sinterklas Sambut Pelanggan JNE

Selasa, 22 Desember 2020 | 22:53 WIB
X