Duh! Ulah Hacker Makin Menghantui Indonesia, Viral Kebocoran Data Penting PNS Hingga Presiden

- Sabtu, 10 September 2022 | 11:30 WIB
Ilustrasi hacker retas data penting dari warga, PNS hingga presiden (Freepik)
Ilustrasi hacker retas data penting dari warga, PNS hingga presiden (Freepik)

AYOBANDUNG.COM-- Lagi-lagi, beberapa pekan ini kita dihadapkan pada kasus kebocoran data penting mulai dari NIK, KK, nama, tempat tanggal lahir hingga nomor telepon.

Sebelumnya diketahui ada 105 juta data kependudukan warga Indonesia diduga bocor dan dijual di forum online "Breached Forums".

Data ini dijual oleh anggota forum dengan username "Bjorka" dalam sebuah postingan di situs Breached Forums, berjudul "INDONESIA CITIZENSHIP DATABASE FROM KPU 105M" (database kependudukan Indonesia dari KPU 105 juta).

Tidak hanya kebocoran data di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa, (6/9) karena ada logo KPU yang diduga data yang dijual adalah Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Umum (DPT Pemilu).

Ternyata yang dijual ada data-data penting dan sensitif.

Baca Juga: Maaf, Kartu Prakerja Gelombang 45 Dipastikan Tidak Cair ke Golongan Ini: Catat Syarat Lengkapnya!

Kebocoran data PNS di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (breached.to)
Mulai dari nama lengkap, nomor induk kependudukan (NIK), nomor kartu keluarga (No KK), alamat lengkap, tempat dan tanggal lahir, usia, jenis kelamin, bahkan hingga keterangan soal disabilitas.

Kali ini terpantau Ayobandung dari laman Breached.to pada 9 September 2022 yang menunjukkan ada 6000 data di pemerintahan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah yang bocor.

Tertulis dengan judul "6K Data on Sukoharjo district Indonesian Government Employees (PNS)" (6000 Data Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Sukoharjo).

Halaman:

Editor: Vincensia Enggar Larasati

Sumber: Breached.to, Twitter @darktracer_int

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Menyembunyikan Status Online WA Meski Sedang Online

Minggu, 27 November 2022 | 13:17 WIB
X