Perwakilan Kemenkeu: Ekonomi Jawa Barat Tumbuh 5,61 Persen di Triwulan I 2022 Berkat Mudik

- Rabu, 1 Juni 2022 | 06:11 WIB
Triwulan I 2022 perekonomian Jawa Barat tumbuh 5,61 persen, salah satunya berkat pelonggaran mudik oleh pemerintah. (dok. DJP Jawa Barat 1)
Triwulan I 2022 perekonomian Jawa Barat tumbuh 5,61 persen, salah satunya berkat pelonggaran mudik oleh pemerintah. (dok. DJP Jawa Barat 1)

AYOBANDUNG.COM - Kasus harian Covid-19 di Jawa Barat terus mengalami penurunan, pelonggaran aktivitas kegiatan masyarakat salah satunya dengan kebijakan pelonggaran Mudik oleh pemerintah berdampak terhadap peningkatan perekonomian Jawa Barat.

Triwulan I 2022 perekonomian Jawa Barat tumbuh sebesar 5,61 persen. Namun tantangan ke depan dalam pengelolaan APBN, terutama dari sisi eksternal, perlu terus diwaspadai.

Selain pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya selesai, ada dua tantangan besar lain perlu terus menjadi perhatian dan diantisipasi Pemerintah yaitu lonjakan inflasi global, terutama akibat konflik Rusia – Ukraina dan percepatan pengetatan kebijakan moneter global, khususnya di Amerika Serikat.

Kinerja APBN terus dijaga agar dapat terus berfungsi secara optimal untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dan rentan serta menjaga keberlanjutan pemulihan ekonomi.

"Pemerintah terus berupaya untuk mendorong pemulihan ekonomi yang akan dilanjutkan disertai penebalan bantuan sosial dalam rangka mengatasi kenaikan harga-harga. Upaya Pemerintah tersebut dilakukan melalui peran fungsi APBN yang dilakukan melalui dua instrumen utama, yakni penerimaan dan belanja negara," ujar Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Jawa Barat Ade Rohman dalam rilis Kinerja APBN Jawa Barat bulan April 2022.

Sampai dengan 30 April 2022, realisasi Pendapatan Negara dan Hibah di Jawa Barat tercatat sebesar Rp49,28 triliun atau 41,82 persen dari target APBN tahun 2022.

Capaian tersebut lebih tinggi Rp12,82 triliun dari periode yang sama tahun lalu, melanjutkan tren kinerja positif yang terjadi pada bulan Maret 2022. Dari sisi pertumbuhannya, realisasi Pendapatan Negara dan Hibah di Jawa Barat tumbuh 35,16 persen (yoy).

Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I Erna Sulistyowati mengatakan Penerimaan Pajak di 3 Kanwil DJP di Jawa Barat penerimaan pajak, hingga akhir April 2022 tercatat sebesar Rp33,47 triliun atau 41,88 persen terhadap target APBN. Penerimaan pajak tersebut tumbuh sebesar 37,21 persen secara (yoy).

Secara nominal, penerimaan pajak didorong pertumbuhan positif dari komponen Pajak Penghasilan (PPh) tumbuh sebesar 43,71 persen, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan PPnBM tumbuh sebesar 30,96 persen, dan Pajak Bumi dan Bangunan tumbuh sebesar 34,18 persen.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X