Ekspansi Kredit, bank bjb Siap Rights Issue di 1Q 2022

- Kamis, 13 Januari 2022 | 10:23 WIB
bank bjb siap rights issue di 1Q 2022. (dok. bank bjb)
bank bjb siap rights issue di 1Q 2022. (dok. bank bjb)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Guna mendukung ekspansi kredit di tahun ini, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) siap melakukan aksi korporasi di kuartal pertama 2022. Hal tersebut dilakukan melalui skema Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau Rights Issue.

Rencananya, saham baru yang akan dilepas dalam Rights Issue bank bjb adalah sebanyak-banyaknya 925 juta lembar saham seri B atau setara dengan sebanyak-banyaknya 9,40 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, hal tersebut berfungsi untuk dapat meningkatkan penetrasi kredit perusahaan di tahun ini.

Baca Juga: Bank bjb Tanda Tangani Nota Kesepahaman dengan IA-ITB dan ID-SEED

“Rights issue merupakan langkah tepat untuk memperkuat permodalan Perusahaan sehingga dapat meningkatkan kemampuan penetrasi kredit Perusahaan di tahun ini. Skema ini dilakukan dengan harga yang akan ditentukan kemudian, dengan mempertimbangkan penilaian harga wajar Perusahaan,” ujar Yuddy Renaldi.

Yuddy menjelaskan, rencana Rights Issue ini telah disetujui dalam RUPS Tahunan pada 6 April 2021. Seluruh dana Rights Issue setelah dikurangi dengan biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka ekspansi kredit perseroan.

Seperti yang diketahui, bank bjb merupakan BPD yang pertama kali melantai di bursa, tepatnya di Juli 2010. Setiap tahunnya bank bjb rutin membagi dividen kepada pemegang sahamnya. Di tahun 2021 lalu, bank bjb membagikan total dividen sebesar Rp942 miliar atau Rp95,74 per lembar saham.

bank bjb siap rights issue di 1Q 2022. (dok. bank bjb)

Sementara itu, kinerja bank bjb pada kuartal III/2021 mencatatkan pertumbuhan kredit hingga 6,9 persen secara tahunan, dengan jumlah kredit yang disalurkan mencapai sebesar Rp95,1 triliun.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X