Dear Nasabah Bank, Kenali Risiko Terima Cashback dan Ikut Tren Special Rate

- Sabtu, 11 Desember 2021 | 21:10 WIB
Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa. (Suara.com)
Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa. (Suara.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, tidak ada larangan bagi bank untuk memberikan cashback dan bunga tinggi kepada nasabah yang melebihi tingkat bunga penjaminan LPS. Namun, kata dia, nasabah harus benar-benar mengetahui risikonya.

“Saya memahami ada bank-bank yang memberikan special rate, terutama bank digital yang sedang tren saat ini. Mereka memberikan insentif yang menarik untuk menarik calon nasabah. Ini sah saja tetapi saya minta kepada bank-bank tersebut, agar ada fairness, untuk memberikan informasi yang jelas bagi para nasabahnya bahwa simpanan nasabah tersebut seluruhnya tidak dijamin LPS,” jelas Purbaya, dalam Media Workshop LPS di Bandung, Sabtu, 11 Desember 2021.

Ia berharap nasabah tidak tergiur dengan bunga yang sangat tinggi. Idealnya, agar efisien dan dijamin oleh LPS, bunga yang diberikan tidak terlalu tinggi.

Baca Juga: LPS Optimistis Ekonomi Pulih di 2021-2022

Karena bank digital merupakan bank umum, maka semua bank digital dijamin oleh LPS. Tetapi, agar simpanan nasabahnya bisa dijamin LPS, ada syarat yang harus dipenuhi yang dikenal dengan 3T.

Pertama, tercatat pada pembukuan bank. Kedua, tingkat bunga simpanan tidak melebihi bunga penjaminan LPS. Ketiga, tidak menyebabkan bank menjadi bank gagal.

Tren Simpanan Rp5 Miliar di Bank

Purbaya mengatakan, tren simpanan Rp5 miliar dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan akan meningkat. Di lain pihak, investasi yang terus berjalan membuat perusahaan akan membelanjakan uang mereka.

Baca Juga: Bantu Pemulihan Ekonomi, LPS Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X