Buka Konferensi Internasional Budaya Sunda 3, Menko PMK: Upaya Pengembangan Budaya di Era Digital

- Kamis, 2 Desember 2021 | 10:58 WIB
Konferensi Internasional Budaya Sunda 3. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)
Konferensi Internasional Budaya Sunda 3. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Yayasan Rancage kembali menggelar Konferensi Internasional Budaya Sunda (KIBS). KIBS yang menginjak tahun ke-3 ini, dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK Ri), Muhadjir Effendy.

Menurut Muhadjir, gelaran KIBs bertujuan untuk melahirkan pencerahan, pemikiran, dan jalan baru tentang bagaimana budaya Sunda bertahan dan berkembang dalam kebiasaan masyarakat digital saat ini.

"Dengan KIBS ini, kemajuan atau arah pemuliaan budaya Sunda bisa didialogkan dengan para pemikir dunia, yang akhirnya bisa memperkaya jalan pemikiran budaya Sunda, dan pada akhirnya memperkaya budaya nasional," jelasnya, Rabu, 1 Desember 2021.

Baca Juga: Paribasa Basa Sunda Pilihan: Amis Budi, Buruk-Buruk Papan Jati, Cageur Bageur Pinter, Kukuh kana Jangji

KIBS merupakan agenda 10 tahunan Yayasan Rancage. KIBS yang ke-3 ini digelar secara virtual mulai 1–3 Desember 2021. Mengusung tema besar 'Merambah Jalan Baru Kebudayaan Sunda', gelaran ini diikuti oleh lebih dari 20 pembicara baik dari dalam maupun luar negeri, di antAranya Prof. DR. Mikihiro Moriyama (Jepang), Henri Chambert Loir (Prancis), Teten Masduki Menteri Koperasi dan UKM RI, Prof. DR. Ganjar Kurnia mantan rektor Unpad, Rudiantara mantan Menkominfo RI dan masih banyak lagi.

Menko PMK RI Muhadjir Effendy. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)

Muhadjir mengugkapkan, gelaran ini selaras dengan Peraturan Pemerintah No. 87/2021 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 5/2017, yang menjelaskan mengenai proses pemajuan kebudayaan dilakukan melalui perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, pembinaan, dan penghargaan.

“Konferensi ini termasuk dalam pengembangan, utamanya dalam bidang pengkajian, penyebarluasan, dan pengayaan keberagaman, sebagai upaya untuk menghidupkan ekosistem kebudayaan serta meningkatkan, memperkaya, dan menyebarluaskan kebudayaan," imbuh Menko PMK.

Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana KIBS ke-3, Teddi Muhtadin menuturkan, konferensi 10 tahunan ini mesti digelar secara virtual lantaran pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ratusan Peserta Meriahkan Pasundan Ride bank bjb 2021

Selasa, 12 Oktober 2021 | 12:01 WIB
X