Bersama Kemenko Perekonomian, bank bjb Akselerasi Inklusi Keuangan di Lingkungan Pesantren

- Minggu, 28 November 2021 | 09:59 WIB
Kemenko Perekonomian melakukan kegiatan Percepatan Inklusi Keuangan bagi Pondok Pesantren Fauzan BERkolaborasi dengan bank bjb. (Dok. bank bjb)
Kemenko Perekonomian melakukan kegiatan Percepatan Inklusi Keuangan bagi Pondok Pesantren Fauzan BERkolaborasi dengan bank bjb. (Dok. bank bjb)

GARUT, AYOBANDUNG.COM — Kemenko Perekonomian melakukan kegiatan Percepatan Inklusi Keuangan bagi Pondok Pesantren Fauzan di Sukaresmi Kabupaten Garut Jawa Barat hari ini Jumat, 26 November 2021. Kegiatan tersebut terlaksana berkat kolaborasi dengan bank bjb.

Hadir dari bjb  Pemimpin Divisi MAP Arief Setyahadi, CEO Regional III bank bjb Nunung Suhartini, Pemimpin Cabang Garut  Maman Rukmana, Pemimpin Group Kredit Program Firman.

Sementara dari Kemenko Perekonomian adalah Deputi KEMENKO Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir, Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Inklusif Erdirio dan perwakilan BUMN di antaranya PT. Pegadaian, PT. Jamkrindo, PT. Askrindo, dan PT. Pertamina.

Kegiatan ini juga merupakan rangkaian kegiatan kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Kabupaten Garut.

Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia melalui Deputi Menko bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir, mengucapkan terima kasih kepada bank bjb sebagai Bank Pembangunan Daerah terbesar di Indonesia yang sangat concern dalam peningkatan inklusi keuangan bagi masyarakat melalui inovasi dan kolaborasi.

Baca Juga: Akselerasi Digital, bank bjb syariah Kolaborasi dengan Grab Indonesia

Inklusi keuangan merupakan sebuah kondisi dimana setiap anggota masyarakat memiliki akses terhadap berbagai layanan keuangan formal yang berkualitas.

Melalui inovasi dan kolaborasi bank bjb hadir di pondok pesantren dengan program PESAT (Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu) guna mendorong potensi ekonomi di pesantren.

Sebagai bank milik Daerah, bank bjb sangat bersinergi menyukseskan program pemerintah daerah guna memberantas rentenir atau “bank emok” melalui penyaluran kredit MESRA (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) atau kredit bagi pelaku usaha ultra mikro di lingkungan rumah ibadah.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

6 Usaha yang Menjanjikan di Masa Depan Prediksi Akurat

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:19 WIB

Cara Dapat Uang dari Metaverse, Apa Saja?

Sabtu, 15 Januari 2022 | 20:07 WIB

BNI Dorong Sindikasi di Akhir tahun

Jumat, 31 Desember 2021 | 11:28 WIB

3 Faktor Kopi Kenangan Jadi Unicorn Baru Indonesia

Selasa, 28 Desember 2021 | 13:12 WIB

BNI Luncurkan Sahabat Ibuprenuer

Kamis, 23 Desember 2021 | 15:52 WIB
X