Kredit Mesra bank bjb Bantu Warga Karawang Hindari Rentenir

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:00 WIB
Kredit Mesra bank bjb hadir di Karawang. (dok. bank bjb)
Kredit Mesra bank bjb hadir di Karawang. (dok. bank bjb)

KARAWANG, AYOBANDUNG.COM -- Kehadiran bank bjb lewat produknya Kredit Mesra telah membantu kehidupan warga di sejumlah kecamatan di Kabupaten Karawang. Salah satunya yang paling berdampak adalah terhindar dari jeratan rentenir atau bank emok.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Kepala Desa Jatimulya, Ato Purtoni. Ato yang wilayahnya masuk Kecamatan Pedes mengatakan di desanya terdapat delapan bank emok.

Menurutnya jika uang pinjaman digunakan untuk usaha, cukup membantu perekonomian. Namun masalahnya, pinjaman tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, sehingga pada saat waktunya mengembalikan, warga tak mampu membayar. Terlebih cara menagihnya pun cukup meresahkan.

Ato menjelaskan lebih lanjut, namun sejak kehadiran Kredit bjb Mesra yang meminjamkan uang tanpa bunga dan tanpa agunan, warga semakin sadar bagaimana seharusnya memanfaatkan pinjaman itu agar lebih produktif lewat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Salah satunya untuk menanggulangi agar masyarakat tidak semuanya mengambil dari bank emok," ungkap Ato, seperti dikutip dari Kompas.

Program Kredit bjb Mesra merupakan kolaborasi bank bjb dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menyasar kelompok masyarakat hingga daerah pelosok.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, mengatakan program ini merupakan komitmen dan keberpihakan perusahaan untuk mendorong pengembangan perekonomian khususnya bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Keberhasilan perluasan jangkauan Kredit bjb Mesra ini juga ditunjang oleh kebermanfaatan program yang sangat dirasakan masyarakat sebagai nasabah. Kebermanfaat program yang dirasakan secara luas ini menjadi sarana promosi organik yang berhasil memicu masyarakat lainnya untuk turut memanfaatkan Kredit bjb Mesra dengan segala kemudahan yang diberikan," kata Widi.

Dia pun mengimbau masyarakat agar waspada terhadap investasi yang ditawarkan oleh perusahaan yang menawarkan keuntungan fantastis.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kinerja APBN Jawa Barat Mengalami Surplus

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 06:02 WIB

Berusia 17 Tahun, LPS Ungkap Rencana Selanjutnya

Kamis, 22 September 2022 | 16:26 WIB

Saat Isu Akuisisi, Laba BTN Syariah Menggila

Minggu, 18 September 2022 | 16:03 WIB
X