Insentif Pajak Super Deduction yang Bisa Dimanfaatkan Pengusaha

- Jumat, 17 September 2021 | 14:10 WIB
[Ilustrasi] Pemerintah Kabupaten Cianjur menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak pada tahun depan mencapai Rp1,58 triliun. (Pixabay/mohamed Hassan)
[Ilustrasi] Pemerintah Kabupaten Cianjur menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak pada tahun depan mencapai Rp1,58 triliun. (Pixabay/mohamed Hassan)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sejak 2019, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan telah melaksanakan sebanyak 66 kali sosialisasi super deductible tax kepada pelaku usaha. Hal ini menyusul PMK Nomor 128 Tahun 2019 agar pelaku usaha mendapatkan insentif pajak ini agar meminimalisir risiko.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 21 Kapan Diumumkan? Ini Bocorannya

Dilansir dari Republika.co.id, Kasi Peraturan PPh Badan II DJP Dwi Setyobudi mengatakan pelaku usaha di beberapa daerah telah memiliki perjanjian kerja sama dengan berbagai lembaga vokasi tetapi belum mengusulkan untuk mendapatkan insentif pajak super deduction.

“Memang belum semua tercover. Jadi, kami terbuka semisal ada yang mengajukan sosialisasi, nanti bisa kami back up. Jadi kami himbau wajib pajak agar tidak ragu melakukan amandemen perjanjian kerja sama agar sesuai dengan PMK Nomor 128 Tahun 2019, hanya mengklaim biaya dari program vokasi yang dijalankan,” ujarnya saat webinar seperti dikutip Jumat, 17 September 2021.

Baca Juga: Lucunya Rose BLACKPINK Cari Nasi Saat Mau Hadiri Met Gala 2021

Dwi menjelaskan pelaku industri yang ingin mendapatkan insentif pajak super deduction bisa mengusulkan melalui sistem online single submission (OSS) tanpa perlu datang langsung ke kantor DJP.

“Sebelum mengajukan untuk mendapatkan insentif pajak super deduction, pelaku usaha harus harus membuat kontrak kerja sama dengan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) atau sekolah vokasi," jelasnya.

Adapun kontrak kerja sama tersebut setidaknya harus berisi perkiraan jumlah peserta, jumlah pegawai atau pihak lain yang terlibat dalam program vokasi, dan jumlah biaya. Selanjutnya pelaku industri bisa memberitahukan kepada sistem OSS dengan melampirkan perjanjian kerja sama yang telah dibuat dan surat keterangan fiskal (SKF) dari wajib pajak (WP).

Baca Juga: Ganjil Genap Puncak Diberlakukan di Tiga Titik Masuk, Ini Lokasinya

“Setelah data yang disampaikan benar dan lengkap, pelaku industri akan mendapatkan notifikasi eligibilitas dalam waktu sekitar tiga hari,” ucapnya.

Itulah informasi mengenai insentif pajak super deduction yang bisa dimanfaatkan pengusaha. Semoga informasi ini bermanfaat.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Saham Teknologi Terus Dilirik Investor

Kamis, 14 Oktober 2021 | 10:07 WIB

bank bjb Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards

Kamis, 7 Oktober 2021 | 17:31 WIB

Ciri UMKM Lolos Jadi Penerima BLT BPUM Oktober 2021

Senin, 4 Oktober 2021 | 21:12 WIB

6 Tips Memulai Bisnis Baru bagi Pemula, Dijamin Sukses

Kamis, 30 September 2021 | 16:04 WIB
X