Digitalisasi Perbankan Jadi Kunci bank bjb Tumbuh Positif di Masa Pandemi Covid-19

- Kamis, 16 September 2021 | 10:47 WIB
Webinar  (dok. bank bjb)
Webinar (dok. bank bjb)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Di tengah masa krisis akibat Covid-19, banyak sektor bisnis yang kesulitan mempertahankan usahanya hingga mengalami kerugian, bahkan gulung tikar. Namun, industri perbankan di Indonesia secara umum masih berada dalam kondisi yang cukup sehat.

Hal tersebut disampaikan Deputy Chairman MarkPlus,Inc, Taufik. Dia mengatakan, hal tersebut salah satunya terjadi karena transformasi digital.

"Banyak sektor industri lain saat ini menderita, tapi perbankan masih berada dalam kondisi cukup sehat, bahkan ada yang tetap tumbuh positif. Hal ini didorong oleh transformasi digital yang banyak dilakukan oleh bank, termasuk BPD (Bank Pembangunan Daerah), walaupun resources-nya tidak sebesar BUMN," ungkap Taufik dalam webinar "Marketeers Goes to Bank: Digital Marketing Transformation in Banking Industry" yang diselenggarakan via zoom, Rabu, 15 September 2021.

Baca Juga: bank bjb dan Pemkab Sumedang Sepakati Pengembangan Kompetensi ASN melalui bjb University

Hal tersebut pulalah yang diakselerasi oleh bank bjb selama masa pandemi. Beruntung, bank bjb telah meluncurkan berbagai platform transaksi keuangan digital sejak 2019 sehingga memudahkan bisnis untuk beradaptasi di masa krisis.

Direktur IT, Treasury & International Banking bank bjb Rio Lanasier mencontohkan, pada 2019 bank bjb telah meluncurkan campaign Pasar Nga-Digi yang memungkinkan masyarakat untuk berbelanja ke pasar dari rumah. Sistem pembayaran yang dilakukan memanfaatkan QRIS bank bjb.

"Hal tersebut sudah diuji coba di beberapa pasar di Kota Bandung, oleh karenanya saat pandemi melanda, kita tinggal melakukan penyesuaian pola. Kami juga menyesuaikan fokus perusahaan untuk mendorong financial inclusion lewat digitalitasi perbankan," ungkap Rio.

Dia mengatakan, bank bjb senantiasa belajar dari setiap kondisi krisis yang melanda, tak terkecuali pada krisis keuangan 1998 lalu. Krisis pandemi Covid-19, dia mengatakan, memberikan berkah tersembunyi dalam mempercepat transformasi digital di lini bisnis bank bjb.

"Kami sudah siap sebelum ini tiba. Banyak penerapan inovasi digital yang telah dilakukan. Salah satu momen yang paling berpengaruh itu pada saat peluncuran transaksi non-tunai melalui QRIS bank bjb, sehingga warga bisa berbelanja secara mobile dengan e-wallet mereka. Hal ini sangat membantu performance bank bjb pada 2020-2021," papar Rio.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Saham Teknologi Terus Dilirik Investor

Kamis, 14 Oktober 2021 | 10:07 WIB

bank bjb Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards

Kamis, 7 Oktober 2021 | 17:31 WIB

Ciri UMKM Lolos Jadi Penerima BLT BPUM Oktober 2021

Senin, 4 Oktober 2021 | 21:12 WIB

6 Tips Memulai Bisnis Baru bagi Pemula, Dijamin Sukses

Kamis, 30 September 2021 | 16:04 WIB
X