8 Jenis Pekerjaan Paling Dicari Perusahaan Tahun 2021!

- Jumat, 10 September 2021 | 20:06 WIB
Di antara 10 besar pekerjaan paling dicari perusahaan pada tahun 2021, ada 8 pekerjaan yang paling menjanjikan. (Unsplash/Hunter Race)
Di antara 10 besar pekerjaan paling dicari perusahaan pada tahun 2021, ada 8 pekerjaan yang paling menjanjikan. (Unsplash/Hunter Race)
 
JAKARTA, AYOBANDUNG.COM — Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari memyampaikan bahwa saat ini sistem Kartu Prakerja telah menjaring tiga job portal, untuk memberikan fitur job recommendation di dashboard masing-masing peserta.
 
Secara terbuka, di platform Kartu Prakerja itu dijelaskan jenis pekeraan apa saja yang paling diminati perusahaan pada tahun 2021.
 
“Misalnya, seorang penerima Kartu Prakerja menyelesaikan pelatihan desain grafis, maka ia akan menerima informasi lowongan pekerjaan di bidang itu di berbagai lokasi se-Indonesia,” urainya dalam keterangan resminya, Jumat 10 September 2021.
 
Masih bekerjasama dengan job portal yang sama, kata dia, website prakerja.go.id juga memiliki fitur ‘Tren Rekrutmen’ yang memberikan informasi bagi para peserta tentang pekerjaan apa yang paling dicari saat ini.
 
“Di situ ada sepuluh besar lowongan pekerjaan yang paling dicari. Terus diperbarui dari bulan ke bulan dan di-breakdown sampai provinsi,” kata Denni.
 
Dia membeberkan, saat ini sepuluh besar pekerjaan paling dicari yang tercantum pada ‘Tren Rekrutmen’ prakerja.go.id.
 
Di antara 10 besar pekerjaan paling dicari itu, 8 di antaranya ialah: bidang penjualan ritel, pemasaran/pengembangan bisnis, IT-perangkat lunak, akuntansi umum/pembiayaan, penjualan-korporasi, personalia, perbankan, dan staf administrasi umum.
 
Denni juga menjelaskan, dengan 1.500 jenis pelatihan yang disediakan sekitar 180 lembaga pelatihan, Kartu Prakerja berusaha memenuhi kebutuhan para pencari kerja maupun sisi perusahaan penyedia lapangan kerja.
 
“Ibarat makan prasmanan, kami sediakan semua. Para peserta bebas memilih sendiri lauk pauknya. Kualitas dan harga pelatihan pun terjaga dengan baik karena setiap lembaga penyedia pelatihan bersaing dalam mekanisme pasar yang teregulasi oleh Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja,” pungkasnya.
 
 
 
 
Meski lahir dan beroperasi dari dana APBN, Denni meyakinkan bahwa Program Kartu Prakerja menekankan diri menjadi produk yang menerapkan prinsip ‘costumer sentris’, yakni sebuah layanan dengan menitikberatkan pada kepuasan konsumen.
 
“Kami bertekad menjadi sebuah produk, dan, layaknya sebuah korporasi, kami berjuang agar produk ini jangan sampai jadi produk gagal. Bukan semata melakukan penyerapan APBN. Untuk itu, kami harus mendengarkan suara konsumen di era end to end digital ini,” tutur dia. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspada Penipuan Mengatasnamakan bank bjb

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:41 WIB

Saham Teknologi Terus Dilirik Investor

Kamis, 14 Oktober 2021 | 10:07 WIB

5 Usaha Ini Diprediksi Laris Manis Setelah Pandemi

Jumat, 8 Oktober 2021 | 14:57 WIB

bank bjb Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards

Kamis, 7 Oktober 2021 | 17:31 WIB

Ciri UMKM Lolos Jadi Penerima BLT BPUM Oktober 2021

Senin, 4 Oktober 2021 | 21:12 WIB
X