Cara Urus Balik Nama Motor: Ini Syarat dan Biayanya

- Rabu, 8 September 2021 | 15:07 WIB
ilustrasi BPKB; cara urus balik nama motor memang cukup susah-susah gampang. Apalagi jika kamu memutuskan untuk membeli motor bekas. (NTMCpolri)
ilustrasi BPKB; cara urus balik nama motor memang cukup susah-susah gampang. Apalagi jika kamu memutuskan untuk membeli motor bekas. (NTMCpolri)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- cara urus balik nama motor memang cukup susah-susah gampang. Apalagi jika kamu memutuskan untuk membeli motor bekas.

Pemilik kendaraan harus meluangkan hari khusus untuk mengurus proses ini lantaran prosesnya yang cukup memakan waktu.

Guna mengikuti proses dan cara urus balik nama motor, pemilik baru kendaraan cukup datang ke Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) dengan membawa syarat berikut.

Baca Juga: Cara Menghitung Masa Subur Wanita dengan Mudah, Jarang Diketahui

  1. KTP asli dan fotokopi pemilik baru;
  2. BPKB asli dan fotocopy STNK asli dan fotokopi;
  3. Bukti jual kendaraan, bisa berupa kuitansi pembayaran;
  4. Bukti cek fisik kendaraan.

Kemudian tempatkan semua dokumen tersebut dalam satu map dan serahkan kepada petugas. Untuk urus balik nama motor, ada sejumlah biaya yang harus dibayarkan.

biaya balik nama sepeda motor adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk mengganti status kepemilikan pada surat-surat kendaraan sesuai dengan yang tercantum Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Dinukil Suara.com, berikut rincian biaya-biaya tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2010 sebagaimana dikutip dari laman bprd.jakarta.go.id:

Baca Juga: CARA LOLOS KARTU PRAKERJA GELOMBANG 20 dan Jadwal Pembukaannya

  1. Biaya administrasi Rp 35.000;
  2. Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) Rp 35.000;
  3. Biaya pembuatan BPKB baru Rp 225.000 Biaya pembuatan nomor polisi baru Rp 30.000;
  4. Biaya pembuatan STNK sebesar Rp 50.000;
  5. Biaya transfer nama Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) sebesar 10 persen. Namun tarif dasar yang berlaku biasanya 2/3 kali dari tarif Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD);
  6. Pajak Kendaraan Bermotor sebesar 2 persen untuk penyerahan pertama, dan tambahan sebesar 5 persen untuk setiap penyerahan berikutnya;
  7. Denda apabila ada keterlambatan pajak.

balik nama motor harus diurus segera setelah proses pembelian dari pemilik lama ke pemilik baru selesai dilakukan. Jika menundanya, banyak konsekuensi yang mesti ditanggung seperti kerepotan saat membayar pajak atau menghadapi pemeriksaan tilang.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips dan Trik Berkendara Sepeda Motor untuk Wanita

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:00 WIB

Tips Membeli Mobil Bekas yang Aman dan Berkualitas

Kamis, 30 September 2021 | 15:40 WIB

Merokok di Dalam Mobil Berbahaya, Ini 3 Alasannya!

Senin, 27 September 2021 | 18:17 WIB

Cara Urus Balik Nama Motor: Ini Syarat dan Biayanya

Rabu, 8 September 2021 | 15:07 WIB
X