Ada Aturan Baru Tentang KBMI, Operasional bank bjb Tidak Terpengaruh

- Jumat, 3 September 2021 | 20:57 WIB
Ilustrasi gedung bank bjb. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Ilustrasi gedung bank bjb. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG. COM — Saat ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merubah pengelompokan perusahaan perbankan dari sebelumnnya Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) menjadi Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti atau KBMI.

Pengelompokan ini berlaku untuk seluruh bank umum, Kantor Cabang Bank Luar Negeri (KCBLN) serta bank umum syariah.

Perubahan kategorisasi tersebut diatur dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 12 /POJK.03/2021 tentang Bank Umum yang dirilis pada Kamis 19 Agustus 2021 dan sebelumnya telah disahkan pada 30 Juli 2021. Meski terdapat perubahan, OJK menjamin bahwa kategorisasi yang baru tidak akan membebani perbankan dalam menjalankan usahanya.

Adapun kategorisasi berdasarkan KBMI dibagi ke dalam 4 kelompok sebagai berikut :

- KBMI 1 untuk bank dengan modal inti sampai dengan Rp 6 triliun.

- KBMI 2 untuk bank dengan modal intinya lebih dari Rp 6 triliun sampai dengan Rp 14 triliun.

- KBMI 3 adalah bank dengan modal inti sebesar Rp 14 triliun sampai dengan Rp 70 triliun.

- KBMI 4 ialah bank dengan modal inti lebih dari Rp 70 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana juga memastikan bahwa dengan diterapkannya aturan baru tersebut, tidak akan ada bank yang "naik" ataupun "turun kelas". Perusahaan perbankan tidak akan "terlempar" dari tier-nya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

6 Usaha yang Menjanjikan di Masa Depan Prediksi Akurat

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:19 WIB

Cara Dapat Uang dari Metaverse, Apa Saja?

Sabtu, 15 Januari 2022 | 20:07 WIB

BNI Dorong Sindikasi di Akhir tahun

Jumat, 31 Desember 2021 | 11:28 WIB

3 Faktor Kopi Kenangan Jadi Unicorn Baru Indonesia

Selasa, 28 Desember 2021 | 13:12 WIB

BNI Luncurkan Sahabat Ibuprenuer

Kamis, 23 Desember 2021 | 15:52 WIB
X