Harga Emas Antam Bandung Turun Jadi Rp937.000 per Gram

- Jumat, 3 September 2021 | 11:53 WIB
Harga emas Antam Bandung hari ini. (dok. Republika)
Harga emas Antam Bandung hari ini. (dok. Republika)

Penyebab Pergerakan Harga Emas

Agar Anda bisa memprediksi pergerakan harga emas, berikut beberapa indikator yang perlu Anda perhatikan.

1. Kondisi Global

Kondisi ekonomi ataupun peristiwa geopolitik yang terjadi di dunia sering kali mempengaruhi harga emas di dunia, misalnya, pemilihan presiden Amerika Serikat. Terpilihnya Biden membuat pasar optimis akan pemerintahan AS, sehingga nilai USD naik.

Ketika nilai USD naik, pasar biasanya cenderung beralih dari aset ‘aman’ seperti emas. Permintaan yang turun ini membuat harga emas menurun.

2. Penawaran dan Permintaan Emas

Seperti hukum penawaran dan permintaan emas pada umumnya, jika permintaan emas lebih tinggi dari penawaran emas, maka harganya cenderung naik. Sedangkan jika penawarannya lebih tinggi dari permintaannya, maka harganya cenderung turun.

Sampai saat ini, belum ada angka pasti tentang jumlah logam mulia emas yang ada di dunia dan bisa ditambang. Berdasarkan versi pertama dari Thomson Reuters GFMS menyebutkan jumlahnya mencapai 171.300 ton. Sedangkan versi kedua dari James Turk, pendiri Gold Money memperkirakan jumlahnya mencapai 155.244 ton.

Ada pendapat yang mengatakan bahwa perbedaan tersebut merupakan upaya untuk mengaburkan jumlah stok emas yang sebenarnya. Dengan tidak adanya kepastian jumlah emas yang tersedia, maka pasar akan terus berminat pada emas, sehingga menjaga harga emas tetap stabil.

3. Nilai Tukar Dolar Amerika Serikat

Harga emas dalam negeri mengacu pada harga emas internasional yang dikonversi dari Dollar AS. Oleh karena itu, harga emas juga dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar Dollar AS.

Hubungan keduanya berkebalikan. Jika Dollar AS menguat, maka harga emas cenderung turun, seperti pada contoh di poin pertama. Begitu juga sebaliknya, jika nilai tukar Dollar AS melemah, maka harga emas cenderung naik.

4. Inflasi

Semakin tinggi tingkat inflasi, maka harga emas menjadi semakin mahal. Hal tersebut dikarenakan ketika terjadi inflasi, maka nilai uang turun.

Dengan begitu, orang-orang mencari alternatif alat tukar lain yang lebih berharga, seperti emas.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peran bjb Gairahkan Perekonomian Desa Pascapandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 15:09 WIB
X