PHRI Jabar: Insiden Percobaan Bunuh Diri oleh GB ialah Inisiatif Sendiri

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 17:10 WIB
Petugas keamanan memasang bendera putih di Kanaya Food Court, Jalan Cikutera, Kota Bandung, Kamis, 29 Juli 2021. Pengibaran bendera putih merupakan bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tak acuh kepada nasib para pengusaha kafe dan restoran, yang hancur lebur sebagai dampak PPKM. Pengelola berharap, Pemkot Bandung mengizinkan para pelaku usaha kafe dan restoran buka dengan minimal 30 persen dari kapasitas.
Petugas keamanan memasang bendera putih di Kanaya Food Court, Jalan Cikutera, Kota Bandung, Kamis, 29 Juli 2021. Pengibaran bendera putih merupakan bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tak acuh kepada nasib para pengusaha kafe dan restoran, yang hancur lebur sebagai dampak PPKM. Pengelola berharap, Pemkot Bandung mengizinkan para pelaku usaha kafe dan restoran buka dengan minimal 30 persen dari kapasitas.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat (Jabar) buka suara terkait aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh GB, pada Rabu, 4 Agustus 2021, sekitar pukul 13.00 WIB.

Ketua BPD PHRI Jabar, Herman Muchtar mengungkapkan, tindakan percobaan bunuh diri itu merupakan kegiatan yang di luar sepengetahuan dari organisasi BPD PHRI Jabar.

"Setelah kami amati, tindakan GB itu merupakan hasil inisiatif dari yang bersangkutan," kata Herman dalam keterangannya, Kamis, 5 Agustus 2021.

Menurut Herman, tindakan GB adalah respons terhadap dampak dari pandemi Covid-19 yang berlarut-larut, sehingga berimbas pada hancur leburnya pengusaha, khususnya di sektor pariwisata (hotel dan restoran).

GB atau Gan Bondilie adalah salah satu anggota BPD PHRI Jabar, dan menjabat sebagai Ketua Harian Asosisasi Kafe dan Restoran (AKAR) Jabar.

PHRI Jabar sendiri memiliki tiga asosiasi yang membidangi masing-masing sektor usaha. Tiga asosiasi itu antara lain:

1. Riung Priangan, yang membidangi Hotel Bintang 3 - 5
2. Bumi Melati, yang membidangi Hotel Non Bintang sampai dengan Bintang 2.
3. AKAR, yang membidangi Kafe dan Restoran.

Kronologi Percobaan Bunuh Diri GB Menurut Polisi

Polrestabes Bandung menjelaskan kronologi percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh Ketua Harian Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) Jabar, Rabu, 4 Agustus 2021, siang.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Ulung Sampurna Jaya mengungkapkan, ketua harian AKAR Jabar, berinisial GB itu sedang berada di kawasan Balai Kota, tepatnya di depan Balai Kota Bandung, sekitar pukul 13.10 WIB.

Ketika berdiam diri di sana, GB sedang melalukan percobaan bunuh diri.

Di saat yang bersamaan, ia menelepon salah seorang temannya, yang merupakan PNS di bagian Humas Pemkot Bandung, dan memberitahukan bahwa GB berada di Balai Kota Bandung.

"Ada seorang di depan gerbang Balai Kota Bandung melakukan upaya bunuh diri, diketahui korban berinisal GB dan identitasnya adalah sebagai Ketua Harian AKAR atau Asosiasi Kafe dan Restoran Kota Bandung," kata Ulung kepada awak media.

Ulung melanjutkan, rekan GB yang ditelepon adalah JJ. Ketika JJ datang ke lokasi GB, JJ tak berhasil mencegah percobaan GB, dan menemukan bahwa GB telah melakukan upaya bunuh diri dengan menusuk perut dan lehernya bagian kiri dan kanan.

"Polisi dapat kabar dan lansung mendatangi TKP lalu melakukan tindakan pertama, dan membawa korban ke rumah sakit," jelasnya.

Dari hasil TKP itu, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti yaitu sebuah pisau.

Polisi sendiri masih menyelidiki secara seksama motif korban melakukan aksi percobaan bunuh diri.

"Terkait dengan maksudnya bagaimana, dan apa yang dilakukan nantinya, masih dalam penyelidikan dari Satreskrim Polrestabes Bandung," kata Ulung.

Ketika disinggung apakah motif korban dipicu karena tak tahan oleh kebijakan PPKM, Ulung menyebut bahwa motif masih dalam penyelidikan.

Padahal, sebelumnya pihaknya telah mengaudensi pertemuan antara Pemkot Bandung dan Akar terkait aspirasi AKAR mengenai aturan dine in atau makan di tempat, pada Kamis, 29 Juli 2021.

"Kami masih mendalami apakah terkait dengan PPKM," ujarnya.

Kejadian GB Menurut Saksi Mata

Seorang aksi mata, Eneng (53), sedang duduk tidak jauh dari tempat kejadian lelaki itu akan mencoba bunuh diri. Ia mengaku sedang makan di bangku trotoar sekitar Balai Kota Bandung.

Menurutnya, kejadian percobaan aksi bunuh diri itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB pada Rabu, 4 Agustus 2021. Ia menyadari ada kejadian itu ketika penolong korban berteriak minta tolong.

"Gak terlalu ngeliat pas nusuknya, cuma pas temannya ngomong "bunuh diri bunuh diri", lalu minta tolong ke satpam," katanya.

Eneng juga membenarkan bahwa luka sayat di bagian leher dan perut korban. Dari pengamatannya di lokasi, ia pun menemukan sebilah pisau berukuran kecil.‎

"Ada (pisau) ada pisau kecil, tadi sempat lihat lukanya di leher dan perut kaya ada darah juga,"‎ ungkapnya.‎

"Pokonya tiba-tiba ada (lelaki mencoba bunuh diri) di tengah jalan, terus temannya ngomong tolong, tolong, ini mau bunuh diri," tambahnya.

Saksi mata lainnya datang dari satuan pengaman atau Satpam Balai Kota Bandung, Shandy. Ia menjelaskan, ia tahu adanya kejadian percobaan bunuh diri karena berawal dari permintaan tolong seseorang di tengah jalan.

"Tadi ada yang minta tolong, pas dicek sudah terkapar di jalan, sudah tergeletak, saya samperin, (tadinya) saya kira kecelakaan lalu lintas," katanya.

Ketika meninjau korban, ia membenarkan adanya luka sayat di leher pada lelaki berstatus sebagai Ketua Harian AKAR Kota Bandung itu.

"Lehernya ada sayatan, sudah keluar darah, lukanya lumayan dalam. Ada yang bilang ke saya, kalau ini mah bunuh diri," jelasnya.

Shandy tidak mengetahui identitas korban secara detail. Akan tetapi, dari hasil penglihatannya di lokasi, korban menggunakan baju putih, celana blue jeans, dan membawa tas.‎

"Pake baju putih, celana levis bawa bendera (putih), terus bawa tas selendangn" pungkasnya. [*]

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

8 Rute DAMRI Bandung Ditutup Sementara

Kamis, 28 Oktober 2021 | 12:31 WIB

Pasien Covid-19 di RSHS Hanya Tersisa 9 Orang 

Rabu, 27 Oktober 2021 | 09:05 WIB

PWI Jawa Barat Komitmen Wujudkan Kompetensi Wartawan

Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:38 WIB
X