PHRI Jabar: Insiden Percobaan Bunuh Diri oleh GB ialah Inisiatif Sendiri

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 17:10 WIB
Petugas keamanan memasang bendera putih di Kanaya Food Court, Jalan Cikutera, Kota Bandung, Kamis, 29 Juli 2021. Pengibaran bendera putih merupakan bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tak acuh kepada nasib para pengusaha kafe dan restoran, yang hancur lebur sebagai dampak PPKM. Pengelola berharap, Pemkot Bandung mengizinkan para pelaku usaha kafe dan restoran buka dengan minimal 30 persen dari kapasitas.
Petugas keamanan memasang bendera putih di Kanaya Food Court, Jalan Cikutera, Kota Bandung, Kamis, 29 Juli 2021. Pengibaran bendera putih merupakan bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tak acuh kepada nasib para pengusaha kafe dan restoran, yang hancur lebur sebagai dampak PPKM. Pengelola berharap, Pemkot Bandung mengizinkan para pelaku usaha kafe dan restoran buka dengan minimal 30 persen dari kapasitas.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Ulung Sampurna Jaya mengungkapkan, ketua harian AKAR Jabar, berinisial GB itu sedang berada di kawasan Balai Kota, tepatnya di depan Balai Kota Bandung, sekitar pukul 13.10 WIB.

Ketika berdiam diri di sana, GB sedang melalukan percobaan bunuh diri.

Di saat yang bersamaan, ia menelepon salah seorang temannya, yang merupakan PNS di bagian Humas Pemkot Bandung, dan memberitahukan bahwa GB berada di Balai Kota Bandung.

"Ada seorang di depan gerbang Balai Kota Bandung melakukan upaya bunuh diri, diketahui korban berinisal GB dan identitasnya adalah sebagai Ketua Harian AKAR atau Asosiasi Kafe dan Restoran Kota Bandung," kata Ulung kepada awak media.

Ulung melanjutkan, rekan GB yang ditelepon adalah JJ. Ketika JJ datang ke lokasi GB, JJ tak berhasil mencegah percobaan GB, dan menemukan bahwa GB telah melakukan upaya bunuh diri dengan menusuk perut dan lehernya bagian kiri dan kanan.

"Polisi dapat kabar dan lansung mendatangi TKP lalu melakukan tindakan pertama, dan membawa korban ke rumah sakit," jelasnya.

Dari hasil TKP itu, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti yaitu sebuah pisau.

Polisi sendiri masih menyelidiki secara seksama motif korban melakukan aksi percobaan bunuh diri.

"Terkait dengan maksudnya bagaimana, dan apa yang dilakukan nantinya, masih dalam penyelidikan dari Satreskrim Polrestabes Bandung," kata Ulung.

Ketika disinggung apakah motif korban dipicu karena tak tahan oleh kebijakan PPKM, Ulung menyebut bahwa motif masih dalam penyelidikan.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Ini 2 Potensi Jabar dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:32 WIB

Kota Bandung Resmi Masuk PPKM Level 2

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:00 WIB

Kota Bandung Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Selasa, 19 Oktober 2021 | 19:30 WIB

Hujan Deras Bikin Banjir Cileuncang di Kota Bandung

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:25 WIB
X