Pasar Baru Hingga ITC Buka dengan Sistem Ganjil-Genap

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 14:01 WIB
Pedagang berjaga di toko busana ITC Kebon Kalapa, Jalan Kebon Kalapa, Kota Bandung.
Pedagang berjaga di toko busana ITC Kebon Kalapa, Jalan Kebon Kalapa, Kota Bandung.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung akan melakukan pengawasan ketat terkait protokol kesehatan di pasar-pasar yang dikelola oleh Perumda (Perusahaan Daerah) Pasar Juara Kota Bandung selama beroperasi di tengah PPKM Level 4.

Sekretaris Satpol PP Kota Bandung, Agus Priyono mengungkapkan, pengetatan itu akan dilakukan sesuai dengan waktu buka pasar yang menggunakan sistem ganjil-genap.

"Itu sistemnya ganjil genap dari Perumda. Kita akan lakukan pengawasan ganjil genap," ujarnya kepada awak media, Kamis, 5 Agustus 2021.

Menurutnya, pasar-pasar di bawah Perumda Pasar, yakni Pasar Baru, Pasar ITC, Pasar Andir, dan Pasar Balubur, bisa beroperasi kembali saat PPKM Level 4, karena PD Pasar telah menetapkan keempat pasar tersebut merupakan pasar tradisional.

"Menurut Perumda pasar itu pasar tradisonal. Perumda pasar harus lakukan permohonan ke Wali Kota," jelasnya.

Boleh Beroperasi saat PPKM Level 4

Sebelumnya, Aliansi Pedagang Kota Bandung menyambut baik bolehnya beroperasi kembali, pasar-pasar yang dikelola oleh PD Pasar Kota Bandung di tengah PPKM Level 4.

Meski dibuka dengan sejumlah aturan, pihaknya mengaku siap menaati seluruh aturan itu demi kebaikan bersama.

"Poin utamanya adalah tentang pengetatan prokes, dan kami (para pedagang) menegaskan siap untuk mengikuti dan menaati aturan tersebut," kata Ari, inisiator Alinasi Pedagang Kota Bandung ketika berbincang dengan Ayobandung.com, belum lama ini.

Dibukanya keempat pasar ini tertuang pada SE PD Pasar yang dikeluarkan oleh Direktur Utama Perumda Pasar Kota Bandung Herry Hermawan beberapa waktu lalu.

Namun, kata Herry, pembukaan itu bukan tanpa syarat. Menurutnya terdapat sejumlah syarat yang mesti dipenuhi oleh pedagang, seperti kapasitas pengunjung toko modern, toko kelontong, dan pasar yang menjual kebutuhan sehari-hari, serta pasar yang menjual nonkebutuhan sehari-hari, dibatasi sebanyak 50% dari kapasitas gedung.

Termasuk, seluruh karyawan los/kios/ruang dagang dan pengunjung ke pasar di wajibkan telah di melakukan vaksinasi covid-19, dan para pedagang wajib memuat tulisan di tempatnya berjualan, hanya menerima pengunjung yang telah divaksin.

Kemudian sistem pembukaan loss/kios/ruang dagang diberlakukan Nomor Ganjil-Genap. Pengaturan nomor toko yang boleh buka disesuaikan dengan tanggal ganjil-genap.

Halaman:
1
2

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Segini Tarif Tol Cisumdawu Setelah Gratis Dua Pekan

Selasa, 25 Januari 2022 | 13:44 WIB

Update Omicron Kota Bandung, 80 Kontak Erat Dites PCR

Senin, 24 Januari 2022 | 13:17 WIB

Kasus 6 Omicron Bandung Tersebar, Ini Update Terbaru

Senin, 24 Januari 2022 | 13:09 WIB
X