Polisi Beberkan Kronologi Percobaan Bunuh Diri Ketua AKAR Jabar

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 00:20 WIB
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Ulung Sampurna Jaya mengungkapkan, ketua harian AKAR Jabar, berinisial GB itu sedang berada di kawasan Balai Kota, tepatnya di depan Balai Kota Bandung, sekitar pukul 13.10 WIB.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Ulung Sampurna Jaya mengungkapkan, ketua harian AKAR Jabar, berinisial GB itu sedang berada di kawasan Balai Kota, tepatnya di depan Balai Kota Bandung, sekitar pukul 13.10 WIB.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Polrestabes Bandung menjelaskan kronologi percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh Ketua Harian Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) Jabar, Rabu, 4 Agustus 2021, siang.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Ulung Sampurna Jaya mengungkapkan, ketua harian AKAR Jabar, berinisial GB itu sedang berada di kawasan Balai Kota, tepatnya di depan Balai Kota Bandung, sekitar pukul 13.10 WIB.

Ketika berdiam diri di sana, GB sedang melalukan percobaan bunuh diri.

Di saat yang bersamaan, ia menelepon salah seorang temannya, yang merupakan PNS di bagian Humas Pemkot Bandung, memberitahukan bahwa GB berada di Balai Kota Bandung.

"Didapat seorang di Jalan Wastukencana Kota Bandung di depan Pemkot atau di depan pintu gerbangnya ada seorang yang melakukan upaya bunuh diri, yang mana diketahui korban berinisial GB dan identitasnya adalah sebagai Ketua Harian AKAR atau Asosiasi Kafe dan Restoran Kota Bandung," kata Ulung kepada awak media.

Ulung melanjutkan, rekan GB yang ditelepon adalah JJ. Ketika JJ datang ke lokasi GB, JJ tak berhasil mencegah percobaan GB, dan menemukan bahwa GB telah melakukan upaya bunuh diri dengan menusuk perut dan lehernya kiri-kanan.

"Polisi dapat kabar dan lansung mendatangi TKP lalu melakukan tindakan pertama, dan membawa korban ke rumah sakit," jelasnya.

Dari hasil TKP itu, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti yaitu sebuah pisau.

Motif Bunuh Diri Masih Diselidiki

Dari kejadian itu, polisi masih menyelidiki secara seksama motif korban melakukan aksi percobaan bunuh diri.

"Terkait dengan maksudnya bagaimana, dan apa yang dilakukan nantinya, masih dalam penyelidikan dari Satreskrim Polrestabes Bandung," kata Ulung.

Ketika disinggung apakah motif korban dipicu karena tak tahan oleh kebijakan PPKM, Ulung menyebut bahwa motif masih dalam penyelidikan.

Padahal, sebelumnya pihaknya telah mengaudensi pertemuan antara Pemkot Bandung dan Akar terkait aspirasi AKAR mengenai aturan dine in atau makan di tempat, pada Kamis, 29 Juli 2021.

"Kami masih mendalami apakah terkait dengan PPKM," ujarnya.

Kondisi GB

Terdapat luka sayat di bagian leher dan perut GB. Ia pun lantas dilarikan ke rumah sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Koordinator Pelayanan Medik RSHS, DR. dr. Zulvayanti, Sp.OG(K), M.Kes mengungkapkan, kondisi GB kini sudah berangsur membaik.

"Saat ini kondisi pasien secara umum sadar, stabil, tanpa menggunakan bantuan oksigen, dan masih dalam obsevasi secara ketat," kata Zulvayanti kepada insan pers, Rabu, 4 Agustus 2021.

Ia menjelaskan, pasien datang ke RSHS pukul 1 IGD RSHS pada pukul 13.54 WIB, diantar oleh PMI dengan diagnosa trauma tusuk di perut dan luka tusuk di area leher.

"Ada kecurigaaan percobaaan bunuh diri," ungkapnya.

Setelah melalui pemeriksaan, pendarahan akibat luka di leher dan perut itu dapat ditangani dengan baik, dan pasien telah diberi obat antinyeri.

"Pendarahan di luar sudah tertangani dengan balut tekan, pasien terpasang infus, dan sudah diberikan obat-obatan anti nyeri," katanya. [*]

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Kota Bandung Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Selasa, 19 Oktober 2021 | 19:30 WIB

Hujan Deras Bikin Banjir Cileuncang di Kota Bandung

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:25 WIB

PPKM Diperpanjang, Kasus Covid-19 Bandung Tersisa 93

Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:00 WIB

Wagros Jadi Wadah UMKM Jabar Pulihkan Ekonomi

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:59 WIB

Lansia di Jabar Bisa Vaksinasi Covid-19 di Bidan Desa

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:56 WIB
X