Ini Jurus Jabar Percepat Vaksinasi Covid-19

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 20:22 WIB
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar Dedi Supandi menjadi Ketua Divisi Khusus Percepatan Vaksinasi Jabar.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar Dedi Supandi menjadi Ketua Divisi Khusus Percepatan Vaksinasi Jabar.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM - Populasi yang besar menjadi kendala sehingga laju vaksinasi di Jawa Barat masih rendah. Di mana pada dosis ke-1 menempati posisi 30 (12,88%) dan dosis ke-2 di posisi 21 (5,95%).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) bergerak cepat untuk memaksimalkan vaksinasi masyarakat. Salah satunya dengan membentuk Divisi Khusus Percepatan Vaksinasi Jabar. 

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sendiri telah menunjuk Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar Dedi Supandi menjadi Ketua Divisi Khusus Percepatan Vaksinasi tersebut.

Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, sebagai gebrakan pihaknya akan memastikan letak kesamaan target di setiap daerah dalam melaksanakan vaksinasi. Sehingga, vaksinasi di 27 kabupaten kota bisa berjalan dengan optimal baik itu secara cakupan maupun persentase. 

"Untuk itu kesamaan kebijakan vaksinasi antara Pemerintah Provins dan Pemerintah Kabupaten Kota juga perlu kita lakukan," ujar Dedi, Selasa 3 Agustus 2021.

Terlebih, secara teori bahwa kekebalan komunitas atau herd Immunity dapat tercapai jika sudah dapat menyasar 70 persen dari populasi. Karena itu, Divisi percepatan Vaksinasi yang dibawahinya ini akan berupaya merealisasikan hal itu sesuai dengan mandat dari Pemerintah Pusat. 

"Artinya, bila jumlah penduduk Jabar sekitar 45 juta, maka 70 persennya yaitu ditargetkan sekitar 37 juta yang mencapai herd immunity. Tinggal dipetakan per kabupeten kota," katanya. 

Dedi mengaku, komunikasi kebijakan yang efektif hingga level bawah atau fasyankes pun meski dimaksimalkan. Termasuk Penguatan penggunaan platform data stok vaksin (SMILE) untuk mengurangi miskomunikasi dan meningkatkan efektivitas koordinasi lintas institusi baik itu Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, Fasyankes.

"Hal tersebut dilakukan dengan cara, peningkatan compliance rate dari pelaporan menggunakan aplikasi SMILE, mendorong adanya pencatatan laporan konsumsi vaksin oleh TNI dan Polri," jelasnya. 

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung 20 September 2021

Senin, 20 September 2021 | 05:58 WIB

Jadwal SIM Keliling Kota Bandung 18 September 2021

Sabtu, 18 September 2021 | 05:00 WIB

5 Toko Roti Nuansa Jadul Terpopuler di Kota Bandung

Jumat, 17 September 2021 | 18:51 WIB

Nasib Seniman Bandung Bak Karya Senin yang Abstrak

Jumat, 17 September 2021 | 14:11 WIB

Jadwal Sholat Bandung Hari Ini, 17 September 2021

Jumat, 17 September 2021 | 05:32 WIB

Cuaca Kota Bandung Hari Ini, Hujan di Sore Hari

Jumat, 17 September 2021 | 05:26 WIB
X