Sempat Booming Awal Pandemi, Tren Sepeda Makin Menurun

- Senin, 2 Agustus 2021 | 20:05 WIB
Meski tidak banyak, beberapa pembeli masih terlihat mencari sepeda dan aksesorisnya di sentra penjualan sepeda, sepanjang Jalan Veteran, Sumur Bandung, Kota Bandung.
Meski tidak banyak, beberapa pembeli masih terlihat mencari sepeda dan aksesorisnya di sentra penjualan sepeda, sepanjang Jalan Veteran, Sumur Bandung, Kota Bandung.

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM Berbeda saat awal pandemi, tren bersepeda di kota besar saat ini sudah makin menurun.

Padahal sebelumnya, jalanan kota sempat dipadati oleh para pesepeda yang berolahraga untuk menjaga daya tahan tubuh atau hanya sekadar menghilangkan kepenatan di rumah.

Meroketnya tren sepeda tentunya berdampak secara signifikan kepada pengrajin dan penjual sepeda. Akibat tingginya permintaan pasar juga menyebabkan harga sepeda yang melambung tinggi. Tidak hanya sepeda, hal serupa juga terjadi pada penjualan aksesoris sepeda.

Survei Institute for Transportation & Development Policy (ITDP) menjelaskan, kenaikan tren mencapai sepuluh kali lipat dari biasanya; dan bahwa kegiatan bersepeda menjadi budaya baru di masyarakat perkotaan.

Namun, saat ini, toko-toko sepeda sudah mulai sepi pengunjung, tidak seramai tahun sebelumnya.

Seperti yang diungkapkan oleh Arya, salah satu penjual sepeda di Jalan Veteran, Sumur Bandung, Kota Bandung. Ia mengungkapkan, penjualan sepeda di salah satu pusat penjualan sepeda di Kota Bandung ini mulai mengalami penurunan, bahkan bisa dibilang sepi.

“Awal pandemi agak lumayan, cuman kalau kesini-kesini mah agak menurun penjualan,” ungkap Arya, saat ditemui di tokonya tengah merakit sebuah sepeda roda tiga, pada hari Senin, 2 Agustus 2021.

Menurut Arya, peningkatan penjualan hanya bertahan dua bulan setelah tren bersepeda mulai ramai di masyarakat. Sementara saat ini, penjualan sepeda di toko Arya menurun hingga 60 persen.

“Tahun kemarin booming sepeda, kesini-sini (turun) paling ramenya sampai dua bulan saja. Sudah dua bulan itu mah sudah saja, sampai sekarang terus menurun,” terang Arya.

Hal serupa juga dirasakan oleh Dina, seorang penjual aksesoris sepeda di Jalan Veteran yang mulai merasakan penurunan pemburu aksesoris yang datang ke jalan ini.

“Sekarang mah sudah mulai sepi. Kalau dulu-dulu mah pas sebelum ini ditutup pertama masih rame. Aku sesudah itu baru buka,” ucap Dina.

Sejak penutupan sementara usaha akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua minggu, Jalan Veteran tak kunjung ramai kembali didatangi pembeli. Arya mengungkapkan salah satu alasan lainnya adalah adanya penutupan jalan di beberapa ruas Kota Bandung yang mengakibatkan peminat pesepeda di Kota Bandung menurun.

“Bisa faktor PPKM, soalnya kan banyak jalur akses yang ditutup,” jelas Arya.

Menurunnya minat masyarakat terhadap sepeda membuat harga sepeda ikut terjun bebas. Selain itu, saat ini Arya hanya dapat menjual sekitar kurang dari dua puluh sepeda dalam waktu satu bulan. Padahal sebelumnya Arya bisa menjual jumlah yang sama hanya dalam kurun waktu satu hari.

“Kalau sekarang turun harga sepeda lipat mah. Kalau awal-awal mah hampir sampai tiga juta lebih, ada yang hampir empat juga, kalau sekarang mah satu juta setengah juga dapet,” kata Arya sambil memicingkan senyumnya.

Setelah masa PPKM darurat selesai, masyarakat sekitar Bandung yang datang ke Jalan Veteran lebih banyak yang mencari jenis sepeda roda tiga. Maka dari itu, Arya saat ini hanya menyetok dan lebih banyak memajang jenis sepeda roda tiga tersebut.

 “Sekarang mah kebanyakan roda tiga kayak gini buat anak kecil, buat bayi,” kata Arya.

Sebelum adanya penutupan jalan, penghapusan atau adanya larangan car free day di Kota Bandung juga nampaknya berpengaruh terhadap penurunan tren bersepeda. Namun para penjual sepeda di Jalan Veteran, Kota Bandung tetap optimis keadaan akan membaik dan tren bersepeda akan digandrungi kembali. [Jessy Febriani]

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

PPKM Diperpanjang, Kasus Covid-19 Bandung Tersisa 93

Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:00 WIB

Wagros Jadi Wadah UMKM Jabar Pulihkan Ekonomi

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:59 WIB

Lansia di Jabar Bisa Vaksinasi Covid-19 di Bidan Desa

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:56 WIB

Pohon Tumbang Melintang di Jalan Tamansari Bandung

Senin, 18 Oktober 2021 | 11:33 WIB

Tiga Kios Terbakar di Jalan Soekarno Hatta

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:11 WIB
X