Pandemi Berkah bagi UMKM untuk Tetap Berkreativitas

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 16:49 WIB
Bincang santai tentang Membangkitkan Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi bersama Lima Berbagi Cerita secara virtual.
Bincang santai tentang Membangkitkan Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi bersama Lima Berbagi Cerita secara virtual.

“Intinya meskipun pandemi, kita tidak boleh berhenti berinovasi. Dalam segala keterbatasan, insyaallah kami akan terus dorong, mudah-mudahan ini bisa mendongkrak ekonomi di Kota Bandung,” tuturnya.

Buat Peti Jenazah

Ide bisa hadir kapan saja dan dari mana saja. Ide ini terlihat di salah satu pemukiman padat penduduk di gang Bukti Mulya 2 kawasan Cimbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung.

Di antara himpitan rumah dan akses jalan yang hanya cukup untuk satu motor, ternyata di sana ada workshop atau tempat produksi peti jenazah Covid-19.

Area produksinya pun terbilang cukup atau bahkan sempit, karena di lahan kosong itu berada di antara rumah-rumah dan pohon besar serta motor-motor yang kerapkali terpakir di sana.

Sempitnya lahan bukanlah penghalang semangat untuk tetap bekerja di tengah kegentingan Covid-19 ini. Para pekerja pembuat peti mayoritas orang tua. Ada pemotong kayu, mengamplas, menancapkan kayu, megoleskan dempul, dan memasang kain di dalam peti.

Ketika ayobandung.com mengunjungi lokasi produksi, kesan pertama yang didapat adalah para pekerja itu fokus dan sibuk pada pekerjaannya masing-masing. Jarang sekali ditemui di antara mereka berkomunikasi atau bercanda kecuali koordinasi mengenai pekerjaan. Di tengah keheningan itu, terdapat waktu yang mengejar mereka dengan pesanan yang melonjak tajam.

Di balik kesibukan para pekerja itu, ada sosok penemu ide dalam proses pemrokdusian peti jenazah Covid-19. Ialah Yudi, distributor untuk menyuplai peti kepada rumah sakit.

Kepada ayobandung.com ia bercerita, awal mulanya ia memulai produksi peti pada November 2020 lalu bekerja sama dengan pengrajin-pengrajin. Tapi, karena makin ke sini angka kematian Covi-19 meninggi, maka kebutuhan akan peti pun meningkat.

Dengan melonjaknya permintaan peti dalam dua/tiga bulan terakhir, imbasnya Yudi melihat para pengrajin itu kewalahan dalam memproduksi peti.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Kota Bandung Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Selasa, 19 Oktober 2021 | 19:30 WIB

Hujan Deras Bikin Banjir Cileuncang di Kota Bandung

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:25 WIB

PPKM Diperpanjang, Kasus Covid-19 Bandung Tersisa 93

Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:00 WIB

Wagros Jadi Wadah UMKM Jabar Pulihkan Ekonomi

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:59 WIB

Lansia di Jabar Bisa Vaksinasi Covid-19 di Bidan Desa

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:56 WIB
X