Angsa Jadi Pakan Harimau di Kebun Binatang Bandung, Yana: Saya Belum Tahu

- Jumat, 30 Juli 2021 | 12:48 WIB
Petugas beraktivitas di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoological Garden, Kota Bandung.
Petugas beraktivitas di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoological Garden, Kota Bandung.

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, mengaku belum mengetahui informasi terkait rencana pengelola Kebun Binatang Bandung (KBB) yang akan menyembelih angsa-rusa untuk pakan hewan buas. Ia memilih tidak berkomentar terhadap informasi yang belum diketahui.

"Saya belum tahu, punten kalau yang saya nggak tahu saya nggak jawab," ujarnya, usai meninjau simulasi penerapan dine in di salah satu restoran di Jalan Suci, Kota Bandung, dilaporkan Republika, Jumat, 30 Juli 2021.

Ia mengungkapkan, saat ini tempat wisata di Kota Bandung masih ditutup di masa penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4. Penutupan disebutnya sesuai regulasi.

Sebelumnya, Kebun Binatang Bandung mengalami krisis akibat terdampak penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sejak tanggal 3 Juli hingga awal Agustus mendatang.

Akibatnya, sejumlah rencana akan dilakukan di antaranya mengorbankan satwa angsa dan rusa untuk pakan hewan buas.

Humas Kebun Binatang Bandung, Sulhan Syafii, mengatakan, objek wisata kebun binatang mengalami krisis akibat tidak beroperasi di masa PPKM saat pandemi Covid-19. Apabila PPKM masih berlanjut maka pihaknya memiliki rencana mengorbankan satwa seperti rusa dan angsa untuk pakan hewan buas.

"Itu skenario terburuknya, kalau ditutup terus kayak gini," ujarnya, Kamis, 29 Juli 2021. Ia mengatakan kebutuhan pakan seluruh satwa di Kebun Binatang Bandung mencapai Rp 350 juta.

Apabila PPKM terus dilanjutkan, ia mengatakan rencana tersebut dapat bisa direalisasikan untuk menyelamatkan empat macan tutul Jawa dan dua Harimau Sumatera. Ia pun berencana akan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

"Jadi kalau sampai sebulan ke depan atau sebulanan lah September itu kita koordinasi dengan BKSDA, ini gimana kita mau potong satwa ini untuk karnivora," katanya. Total angsa sebanyak 39 ekor dan rusa totol sebanyak 30 ekor.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

X