PPKM Diperpanjang, Pasar Loak Astana Anyar Makin Sepi Pembeli

- Rabu, 28 Juli 2021 | 22:15 WIB
Sejak pemberlakuan PPKM, Pasar Loak Astana Anyar yang menjual barang bekas dan antik semakin sepi pembeli. Terlihat beberapa pembeli yang datang hanya menawar beberapa perlengkapan onderdil motor.
Sejak pemberlakuan PPKM, Pasar Loak Astana Anyar yang menjual barang bekas dan antik semakin sepi pembeli. Terlihat beberapa pembeli yang datang hanya menawar beberapa perlengkapan onderdil motor.

ASTANAANYAR, AYOBANDUNG.COM — Sinar matahari sudah mulai terik dan bergerak ke arah barat. Beberapa pedagang barang bekas dan antik di Pasar Loak Astana Anyar di Jalan Astana Anyar, Kota Bandung, mulai merapikan dagangannya.

Beberapa pedagang juga masih terlihat duduk bersandar di dekat dagangannya, tidak sibuk didatangi pembeli karena pasar yang sepi.

Pasar Astana Anyar terkenal sebagai salah satu pasar loak barang bekas terbesar di Bandung. Penduduk lokal maupun luar daerah sering datang kesini untuk mencari beberapa barang elektronik hingga onderdil bekas yang masih layak pakai.

Riuhnya Pasar Astana Anyar tidak lagi terdengar untuk saat ini. Sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pedagang terpaksa tidak lagi menggelar lapak atau membuka jongko kecilnya.

Seperti yang dialami salah satu pedagang yang menjual barang antik di jongko kecil miliknya, Fadil, mengatakan sejak PPKM ia baru dua hari membuka jongkonya. Fadil mengaku sudah dua minggu menutup jongkonya.

“Lebih milih tutup daripada buka. Dagang juga kan percuma kalau nggak ada yang beli mah, nggak ada yang lewat, sepi,” tutur Fadil saat ditemui di jongkonya (28 Juli 2021).

Tidak hanya karena aturan pemerintah yang melarang untuk berjualan akibat barang bekas dan antik tidak termasuk dalam sektor non esensial, alasan lainnya adalah karena adanya penutupan jalan. Adanya penutupan jalan membuat para pembeli kesulitan untuk pergi dan berbelanja di Pasar Astana Anyar.

“Sekarang mah lebih sepi, dagang sepi. Jadi di sana ditutup jalannya, jadi dagang juga percuma soalnya nggak ada yang kesini, nggak ada yang lewat,” terang Fadil mengingat sepinya kondisi pasar dua minggu lalu.

Salah satu pedagang barang bekas elektronik dan onderdil di Pasar Astana Anyar, Nurdin juga senada dengan Fadil. Sejak PPKM, hanya pada hari libur pasar didatangi lebih banyak pembeli.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Eks Karyawan PT KAI Demo, Ini Tuntutannya

Selasa, 28 September 2021 | 15:12 WIB

Covid-19 Bandung Terjun Bebas, Tinggal Tersisa 131 Kasus

Selasa, 28 September 2021 | 11:27 WIB

Masuk Musim Hujan, Banjir Mulai Intai Kota Bandung

Selasa, 28 September 2021 | 09:15 WIB
X