Warga Bandung Diminta Tidak Lakukan Aksi 24 Juli

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 16:07 WIB
 Kombes Ulung Sampurna Jaya
Kombes Ulung Sampurna Jaya

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya meminta masyarakat tidak melakukan aksi pada 24 Juli 2021. Pasalnya aksi itu berpotensi meningkatkan penyebaran COVID-19.

Dilansir dari Republika.co.id, menurut Ulung, penyampaian aspirasi bisa dilakukan dengan tidak membuat kerumunan. Bahkan, kepolisian akan memfasilitasi penyampaian aspirasi itu dengan ketentuan protokol kesehatan (prokes).

"Kalau ada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya silakan, beberapa orang ditunjuk, bisa kita arahkan, tidak harus mengajak massa sehingga berkerumun," kata Ulung di Bandung, Sabtu, 24 Juli 2021.

Ulung mengatakan potensi penyebaran COVID-19 di tengah kerumunan massa yang melakukan aksi itu terbukti setelah ditemukan tujuh pemuda yang mengikuti aksi pada Rabu, 21 Juli 2021, dinyatakan reaktif COVID-19 dari tes antigen.

"Kemarin (Rabu) pada saat kita bubarkan yang diamankan kita periksa, ternyata hasilnya reaktif, kita lakukan PCR dan hasilnya positif, kita bawa ke rumah sakit," kata dia.

Saat ini, menurutnya, marak ajakan di media sosial untuk melakukan aksi unjuk rasa dengan isu-isu yang tak bisa dipertanggungjawabkan. Untuk itu, masyarakat diminta tak terprovokasi atas ajakan tersebut.

"Karena kita ketahui bersama yang unjuk rasa itu memang hanya ingin membuat situasi Kota Bandung tidak kondusif atau kacau, apabila dilihat dari akun, dan ajakannya," kata dia.

Sementara itu, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung membantah adanya ajakan dari mahasiswanya untuk melakukan aksi pada 24 Juli 2021. Kepala Kehumasan dan Protokoler Unpar Magenta Paramita mengatakan adanya poster yang beredar di media sosial memojokkan salah seorang mahasiswanya yang dituding sebagai provokator aksi itu adalah tidak benar.

"Pemberitaan sosial media tersebut ditengarai merupakan pencatutan nama atau identitas saudara Taffarel yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab dan belum dapat diketahui maksud dan tujuannya," kata Magenta dalam keterangan resminya.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Eks Karyawan PT KAI Demo, Ini Tuntutannya

Selasa, 28 September 2021 | 15:12 WIB

Covid-19 Bandung Terjun Bebas, Tinggal Tersisa 131 Kasus

Selasa, 28 September 2021 | 11:27 WIB

Masuk Musim Hujan, Banjir Mulai Intai Kota Bandung

Selasa, 28 September 2021 | 09:15 WIB
X