Pedagang Pasar Diminta Disiplin Prokes, agar Tak Ditutup Pemerintah

- Rabu, 21 Juli 2021 | 17:10 WIB
Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna, meninjau Pasar Sederhana, Jalan Jurang Sukajadi, Kota Bandung, Rabu 21 Juli 2021.
Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna, meninjau Pasar Sederhana, Jalan Jurang Sukajadi, Kota Bandung, Rabu 21 Juli 2021.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna, meminta para pedagang, pembeli, serta pengelola pasar, termasuk Perumda Pasar Juara Kota Bandung di pasar tradisional, agar saling mengingatkan protokol kesehatan.

Karena pasar tradisional termasuk salah satu sektor ekonomi yang dikecualikan atau boleh beroperasi pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

Hal itu diungkapkan Ema saat meninjau Pasar Sederhana, Jalan Jurang Sukajadi, Kota Bandung, Rabu 21 Juli 2021.

Ema mengatakan, Kota Bandung saat ini masih masuk zona merah atau risiko tinggi kasus penularan Covid-19. 

"Dari awal, Pasar Tradisional dikecualikan tapi jangan dijadikan privilege atau keistimewaan. Keistimewaannya adalah untuk menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat, tapi harus diimbangi dengan disiplin perilaku kita," katanya.

Oleh karenanya Ema berharap, para pedagang dan pembeli harus saling menjaga diri. 

"Intinya harus saling mengingatkan, petugas juga jangan hanya rutinitas, bila perlu setiap unit berkeliling. Kalau ada pedagang membandel, peringatkan, kalau masih bandel (dengan protokol kesehatan) bisa dicabut izinnya kalau membahayakan," tegasnya.

"Itu ada di Undang Undang Karantina, bahkan bisa masuk ranah pidana," imbuh Ema.

Selain itu, Ema menginstruksikan Perumda Pasar Juara Kota Bandung menyosialisasikan secara masif soal pencegahan Covid-19. Salah satunya dengan woro-woro melaui speaker.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 26 November 2021

Jumat, 26 November 2021 | 06:00 WIB

Jalan Kota Bandung Rusak, Perbaikan Minim Anggaran

Kamis, 25 November 2021 | 16:19 WIB
X