Motivasi Badut Jalanan Bertahan di Tengah Pandemi: Senang Melihat Senyuman Anak

- Jumat, 16 Juli 2021 | 21:25 WIB
Salah satu badut jalanan sedang beristirahat disekitar kawasan Tamansari, Kota Bandung.
Salah satu badut jalanan sedang beristirahat disekitar kawasan Tamansari, Kota Bandung.

TAMANSARI AYOBANDUNG.COM — Keberadaan virus Covid-19 telah memaksa masyarakat, khususnya kelas menengah ke bawah, untuk mencari cara agar tetap bertahan.

Beragam upaya mereka lakukan; dan salah satunya menjadi badut jalanan.

Fenomena badut jalanan akhir-akhir ini memang marak terlihat disekitar kawasan Tamansari hingga perempatan Dago. Ada beragam karakter badut yang terinspirasi oleh tokoh kartun. Penampilan mereka menjadi daya tarik bagi anak-anak yang melintasi kawasan tersebut.

Akan tetapi, seperti dampak buruk yang sedang dirasakan oleh hampir semua kalangan, melakoni profesi sebagai badut jalanan juga bukanlah hal mudah.

Wawan (50), mengungkapkan, ia hampir tak mengenal rasa lelah, dari pagi hingga menjelang petang berjalan menyusuri jalan-jalan sudut kota Bandung.

Meski begitu, penghasilan sebagai badut dirasa cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Sebelumnya, ia berprofesi sebagai supir angkot. Namun, setelah pendapatan supir angkot kian merosot tajam, ia beralih menjadi badut jalanan.

Alhamdulillah sehari saya dapat 20 ribu kadang 30 ribu, gak tentu sih tapi cukup, di samping biaya penyewaan kostum badut, saya juga masih bisa menyisihkan sedikit untuk makan sehari-hari,” tutur Wawan saat ditemui dikawasan Jalan Tamansari, Sumur Bandung, Kota Bandung.

Selain sebagai sarana mengais pundi-pundi rupiah, menjadi badut jalanan menyelipkan motivasi tersendiri, karena dapat menghibur masyarakat di tengah kondisi saat ini.

“Kalau ada anak-anak kecil yang mendekati, di situ saya merasa semangat dan juga terhibur oleh mereka, karena teringat keponakan di rumah, seneng aja kalo liat orang lain seneng,” ucap Wawan.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung 21 September 2021

Selasa, 21 September 2021 | 06:10 WIB

Toko Mas Gaya Baru Kosambi Dirampok!

Senin, 20 September 2021 | 16:04 WIB
X