Sepekan PPKM Darurat, Wali Kota Bandung Sesalkan Mobilitas Masih Tinggi

- Selasa, 13 Juli 2021 | 21:55 WIB
Pengendara sepeda motor memutar balik kendaraannya di Jalan Pajajaran, Kota Bandung yang ditutup, Kamis 8 Juli 2021. Penutupan jalan dilakukan guna menekan mobilitas masyarakat yang masih tinggi di tengah lonjakan kaus Covid-19 selama PPKM Darurat. Penutupan ini dilakukan di ruas jalan ring 1, ring 2, dan ring 3.
Pengendara sepeda motor memutar balik kendaraannya di Jalan Pajajaran, Kota Bandung yang ditutup, Kamis 8 Juli 2021. Penutupan jalan dilakukan guna menekan mobilitas masyarakat yang masih tinggi di tengah lonjakan kaus Covid-19 selama PPKM Darurat. Penutupan ini dilakukan di ruas jalan ring 1, ring 2, dan ring 3.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Wali Kota Bandung, Oded M Danial menyebut, mobilitas masyarakat Kota Bandung masih tinggi meski tengah diberlakukan penutupan dan penyekatan jalan saat PPKM Darurat.

Selama sepekan PPKM Darurat di Kota Bandung, mobilitas masyarakat baru turun kurang dari 10 persen. Maka dari itu, ia akan melakukan evaluasi bersama jajaran Polrestabes Bandung terkait penyekatan jalan pada ring 1, 2, dan 3 ini.

"Makanya begitu PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat, kita perlebar (penyekatan jalan), tapi hasilnya malah begini. Ini perlu jadi perhatian kita," ujar Oded kepada insan pers, Selasa, 13 Juli 2021.

Sebelumnya, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan tingkat mobilitas masyarakat Kota Bandung masih tinggi meski di tengah PPKM Darurat.

"Kita melakukan penambahan (jam penutupan lebih awal) karena adanya peningkatan mobilitias dari masyarakat Kota Bandung itu sendiri," ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya kepada awak media di Jalan Asia-Afrika.

Untuk itulah pihaknya melakukan penambahan jam sekat dan perluasan penutupan jalan di Kota Bandung, guna menekan angka mobilitas masyarakat.

Penutupan ini juga, kata Ulung, sebagai salah satu upaya pemerintah guna menekan penyebaran Covid-19 yang saat ini meningkat pesat.

Ia berharap, masyarakat Kota Bandung bisa lebih paham akan arti penting kesehatan, sehingga tetap berdiam diri di rumah.

“Leih baik di rumah saja tidak usah keluar rumah jika tidak ada urusan yang sangat penting,” tutupnya. [*]

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

PSI Walk Out Saat Rapat RAPBD, Ini Tanggapan Oded

Senin, 29 November 2021 | 16:03 WIB
X