Angka Keterisian Tempat Tidur di RS Kota Bandung Mulai Turun

- Jumat, 9 Juli 2021 | 07:00 WIB
Tempat tidur pasien covid-19.
Tempat tidur pasien covid-19.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Angka keterisian tempat tidur di rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Kota Bandung akhirnya mulai menurun. Hal ini terjadi karena penambahan kapasitas tempat tidur di sejumlah rumah sakit. Termasuk hadirnya 132 tempat isolasi mandiri di hampir seluruh kecamatan di Kota Bandung.

Menurut Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Kota Bandung, Cucu Irawan, BOR Kota Bandung turun ke angka 91 persen. Sebelumnya BOR sempat menyentuh angka 94 persen.

Walau menurun, saat ini Kota Bandung masih dalam status darurat. Karena berdasarkan standar WHO, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit yaitu 60 persen.

"Meskipun turun, kondisi ini masih belum seperti yang kita harapkan. Kita masih dalam status darurat," katanya pada Bandung Menjawab secara virtual, Kamis, 8 Juli 2021.

"Oleh karena itu kita terus berkolaborasi dengan semua pihak agar tidak terjadi penumpukan di RS rujukan,” imbuhnya.

Cucu mengungkapkan, salah satu solusi atau langkah dalam menurunkan BOR adalah memperbaiki dan memaksimalkan proses yang ada di hulu. Yaitu memilah dan mengategorikan pasien Covid-19 berdasarkan gejala yang dialami.

Karena jika semua pasien Covid-19 masuk ke RS, maka penambahan atau konversi tempat tidur tidak akan cukup.

Cucu mengungkapkan, masyarakat harus mulai memahami bahwa setiap pasien yang terpapar virus Covid-19 tidak harus masuk ke RS rujukan. Jika bergejala ringan bisa dengan isolasi mandiri atau berkoordinasi dengan puskesmas dan aparat setempat.

Nantinya, puskesmas atau aparat kewilayahan akan mengarahkan ke tempat tempat isolasi atau Rumah Singgah di dekat tempat tinggalnya.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

PSI Walk Out Saat Rapat RAPBD, Ini Tanggapan Oded

Senin, 29 November 2021 | 16:03 WIB
X