Obat untuk Pasien Covid-19 Mulai Langka, Begini Respons Ridwan Kamil

- Selasa, 6 Juli 2021 | 19:07 WIB
Ilustrasi -- Obat untuk Pasien Covid-19.
Ilustrasi -- Obat untuk Pasien Covid-19.

"Dari Provinsi sudah habis, kita kalau masih bisa untuk pembelajaan reguler, kalau ada kita upayakan ternyata belanja reguler di pasaran juga sudah habis," kata Julisiana ketika dijumpai di RUSD Kota Bandung, Senin, 5 Juli 2021.

Julisiana menyebut, jenis obat remdesivir bagi penderita berat Covid-19 kini sudah habis di RUSD Kota Bandung. Kelangkaan ini, menurutnya, sudah terlihat dari minggu lalu.

Demi mengantisipasi kelangkaan itu, pihaknya mengalihkan obat favipiravir bagi penderita berat Covid-19, meski tingkat efektivitasnya masih jauh di bawah remdesivir.

"Kita sudah pesan remdesivir, tapi menurut distributor itu lockdown di India, jadi tidak bisa datang barangnya, jadi itu yang kita tunggu," katanya.

"Saat ini kita antisipasi dengan level yang agak lebih rendah dari remdesivir untuk kasus yang berat," lanjutnya.

Ia berharap penggunaan favipiravir sebagai pengganti remdesivir dapat menanggulangi pasien Covid-19 untuk saat ini.

"Kita lihat di lapangan, kita baru mulai soalnya," katanya.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Bidang Informasi dan Pemasaran (BIP) rumah sakit Al Islam, Guntur Septapati.

Guntur mengatakan, kini pihaknya juga sedang mengalami kesusahan obat antivirus bagi penderita Covid-19.

"Walaupun pemerintah sudah menetapkan HET (Harga Eceran Tetap), tapi barangnya (obatnya) gak ada masalahnya," kata Guntur melalui telepon, Senin, 5 Juli 2021.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Hujan Deras Guyur Gedung Sate, Buruh Tetap Bergeming

Selasa, 30 November 2021 | 14:58 WIB

Perayaan Tahun Baru 2022 di Bandung Dilarang!

Selasa, 30 November 2021 | 10:23 WIB

PSI Walk Out Saat Rapat RAPBD, Ini Tanggapan Oded

Senin, 29 November 2021 | 16:03 WIB
X